Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN terpilih Prabowo Subianto disebut masih fokus membentuk kabinet dan nomenklatur pemerintahannya nanti.
Baca juga : Pertemuan Megawati dan Prabowo Hanya Soal Waktu
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan dari hasil komunikasi dengan partai koalisi, Prabowo sudah mengantongi nama-nama untuk masuk di kabinet. Pernyataan ini sekaligus menjawab tentang adanya rencana pertemuan Ketum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri dengan presiden terpilih Prabowo Subianto.
"Sampai sekarang (Prabowo Subianto) masih konsen membentuk nomenklatur untuk kabinet dan hasil komunikasi sama partai koalisi sudah menyetorkan nama-nama untuk yang masuk di kabinet. Jadi ini dulu yang diprioritaskan," terangnya.
Dasco yang dihubungi, Rabu (12/9) juga mengungkapkan dalam menyaring nama-nama yang sudah masuk dalam kabinet tersebut dibutuhkan kecermatan. Hal inilah yang dilakukan Prabowo dalam memertimbangkan nama-nama yang akan membantunya nanti menjalankan roda pemerintahan.
"Untuk jadwal pertemuan saya belum pernah dengar waktunya kapan ya. Karena saya yang atur jadwal," tukasnya. (Sru/M-4)
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
Pertemuan yang membahas persatuan dan semangat kebangsaan itu bertujuan untuk mempererat silaturahim menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka (19/3). Pertemuan hangat ini bahas isu strategis & silaturahmi tokoh bangsa.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
PADA Februari 2004, sejarah mencatat langkah diplomasi penting Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, saat menginjakkan kaki di Teheran, Iran.
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperluas jangkauan distribusi bantuan bagi para korban
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved