Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menyatakan bahwa dirinya lebih tegas daripada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Pernyataan tersebut disampaikannya ketika membahas kemungkinan maju sebagai kandidat dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
"Jika Ahok dikenal tegas, saya 1.000 kali lebih tegas dari Ahok," ujar Sahroni di Kantor Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu, 23 Juni 2024.
Sahroni menyatakan bahwa jika terpilih sebagai gubernur, kebijakan-kebijakannya akan membuatnya memiliki banyak musuh. Salah satu agenda utamanya dalam kampanye Pilgub Jakarta adalah untuk menjadikan Jakarta bebas dari minuman keras (miras).
Baca juga : NasDem Godok Duet Anies-Sahroni di Pilgub Jakarta
Wakil Ketua Komisi III DPR tersebut menginginkan agar Jakarta menjadi daerah yang mirasnya nihil, termasuk di restoran-restoran. Materi kampanye ini telah dia sampaikan kepada Ketua DPW NasDem Jakarta, Wibi Andrino.
"Jika saya berkampanye untuk posisi gubernur, saya ingin menjadikan Jakarta bebas miras. Restoran-restoran juga tidak boleh menjual miras," tambah Sahroni.
Meski demikian, Sahroni mengungkapkan bahwa saat ini tidak memiliki niatan untuk maju dalam Pilgub Jakarta 2024. Ia lebih memilih untuk tetap menjadi anggota DPR daripada menjadi kepala daerah.
Sahroni juga menyebut bahwa hingga saat ini belum ada perintah langsung dari Ketua Umum Partai, Surya Paloh untuk maju dalam Pilgub Jakarta 2024. Namun, ia siap jika suatu saat mendapat perintah tersebut.
"Jika Ketua Umum memerintahkan kadernya 'Sahroni, kamu maju sebagai gubernur', saya akan patuh. Saat ini Ketua Umum belum memberi perintah. Sebelum ada perintah resmi, saya sudah mengemukakan pendapat saya, karena dalam partai politik, siapa yang berani menolak perintah Ketua Umum?" tegas Sahroni dalam kesempatan yang sama.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Bahkan, dia juga mengaku tidak pernah berkeinginan atau sekadar membayangkan untuk menjadi pemimpin ibu kota.
Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2024 mengalami penurunan dibandingkan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2024
MK menggelar sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum kepala daerah (PHPU Pilkada) 2024, diantaranya Pilkada Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua.
Pada sidang perdana, Rabu (8/1), Anwar Usman tidak dapat ikut bersidang karena dirawat di rumah sakit akibat terjatuh.
Ketua MK Suhartoyo menjelaskan bahwa sidang tetap akan dilaksanakan oleh tiga panel Hakim Konstitusi.
MK baru menerima sebanyak 152 permohonan, terdiri dari 119 permohonan soal pilkada tingkat kabupaten dan 33 pilkada tingkat kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved