Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KABARESKRIM Polri Komjen Wahyu Widada mengungkap pemain judi online di Indonesia sangat banyak, mencapai 2,37 juta orang. Jutaan orang itu dari berbagai kalangan usia, mulai anak-anak hingga dewasa.
"Bahkan kemarin disampaikan 80 ribu anak di bawah umur 10 tahun. Ini adalah situasi yang sudah sangat memprihatinkan," kata Wahyu dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/6).
Wahyu menilai pemanfaatan teknologi yang mempermudah berbagai kehidupan, justru berdampak pada perjudian-perjudian. Jenderal bintang tiga ini menyebut jumlah transaksi secara kuantitas terbanyak adalah transaksi bawah Rp100 ribu.
Baca juga : Polri: Bandar Judi Tersebar di Mekong Region Countries
"Artinya ini jumlahnya kecil, tetapi kuantitas pelakunya cukup banyak," ungkap Wahyu.
Namun, dia menegaskan pemerintah tidak tinggal diam menyikapi fenomena itu. Wahyu meyakini semua pihak memiliki komitmen bersama untuk dapat menyelesaikan permasalahan perjudian daring tersebut.
Terlebih Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan atensi, menyampaikan bahwa judi itu mempertahukan masa depan. Baik masa depan diri sendiri, masa depan keluarga, dan juga masa depan anak-anak.
Baca juga : Terlibat Judi Online, Anggota Polri Terancam Diberhentikan tidak Hormat
Wahyu menuturkan Presiden Jokowi mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 21 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring usai rapat terbatas (ratas) pada 18 April dan 20 Mei 2024. Keppres itu terbit Jumat, 14 Juni 2024.
Wahyu memastikan Polri akan bekerja keras menyukseskan satgas yang dibentuk kepala negara itu. Terlebih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku ketua harian penegakan hukum satgas juga menegaskan bahwa Polri tidak akan ragu untuk memeberantas perjudian online.
"Beliau juga turut memberikan petunjuk dan arahan kepada seluruh jajaran, melalui Surat Telegram Kapolri pada tanggal 30 April 2024 untuk meningkatkan pendekatan hukum terkait dengan pelaku praktik perjudian online," ucap mantan Kabaintelkam Polri itu.
Baca juga : Kadiv Propam Polri Akui Anggotanya Terlibat Judi Online
Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Kapolri, kata Wahyu, jajaran Bareskrim Polri dan seluruh jajaran di Polda melaksanakan kegiatan penegakan hukum terhadap kasus-kasus perjudian online. Total ada 318 kasus diterima sejak 23 April 2024-17 Juni 2023
"Bareskrim Polri dan jajaran telah berhasil mengungkap kasus perjudian judi online sejumlah 318 kasus dan melakukan penangkapan beradab 464 tersangka dengan menyita barang bukti sebagai berikut," pungkas Wahyu.
Selain menangkap ratusan tersangka, Polri juga menyita uang dengan total senilai Rp67.500.000, 494 unit handphone, 36 unit laptop, 257 rekening, 98 akun judi online dan 296 kartu ATM. (Medcom/Z-6)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Korlantas Polri resmi menghentikan one way nasional KM 414 hingga KM 70 pada Rabu (25/3) sore karena arus balik Lebaran 2026 mulai melandai.
Bareskrim Polri menangkap Direktur dan Manajer White Rabbit terkait dugaan peredaran narkoba sejak 2024. Polisi kini memburu aliran dana dan TPPU.
Pendaftaran Bintara Penerimaan Polri 2026 resmi dibuka dengan kuota 5.141 orang. Cek syarat, cara daftar online, dan batas waktu verifikasi hingga 30 Maret 2026!
Polri resmi buka pendaftaran Akpol, Bintara, dan Tamtama 2026 mulai 9-30 Maret. Cek syarat lengkap, kuota 6.900 orang, dan cara daftar di sini!
WAKIL Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak aparat kepolisian untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat guna mencegah meluasnya aksi main hakim sendiri.
Listyo menekankan jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan jajaran Polda wilayah tak pernah berhenti menangkap jaringan Fredy Pratama.
KABARESKRIM Polri Komjen Wahyu Widada memastikan akan memiskinkan seluruh bandar narkoba dengan menjerat pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada meminta meminta Benny untuk tidak asal ngomong bila tak mengetahui kebenaran soal inisial T, pengendali judi online
KABARESKRIM Polri Komjen Wahyu Widada merespons peretasan sistem pusat data nasional (PDN) Kominfo. Wahyu menyebut proses penegakan hukum kejahatan siber ransomware tak mudah.
KABARESKRIM Polri Komjen Wahyu Widada menyebut penyidik Polda Jawa Barat yang menangani kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita, 16 dan Muhammad Rizky alias Eky, 16 tengah dievaluasi.
Bareskrim Polri tengah menyelidiki sejumlah artis hingga selebgram yang mempromosikan situs judi online. Penyidik juga telah memeriksa sejumlah artis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved