Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENKO Polhukam bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait melakukan kunjungan kerja ke Kamboja pada 11-15 Juni 2024 untuk bertemu dengan berbagai pihak dan mengupayakan kerja sama penanganan dan pelindungan WNI yang terlibat di sektor judi online dan online scam.
Delegasi juga mendapatkan informasi mengenai peraturan ketenagakerjaan di Kamboja yang berlaku dan menjajaki kerja sama yang bisa dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan WNI untuk bekerja secara legal di Kamboja.
Dalam kesempatan itu, delegasi bertukar pandangan mengenai kerja sama yang sudah ada antara Indonesia dan Kamboja untuk mengupayakan pencegahan dan penegakan hukum dalam menanggulangi kasus-kasus TPPO.
Baca juga : Jumlah WNI Pekerja Sektor Judi Online di Kamboja Terus Bertambah
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan kerja sama baik yang diberikan oleh Kamboja dalam penanganan kasus TPPO yang terjadi pada WNI,” ujar Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Asia Pasifik dan Afrika Nur Rokhmah Hidayah, dalam keterangannya Sabtu (15/6).
“Kerja sama ini perlu terus ditingkatkan utamanya dalam aspek pemberian perlindungan kepada WNI yang bekerja dan berada di Kamboja”, ditambahkannya.
Untuk ini, delegasi menawarkan pelatihan capacity building kepada pihak Kepolisian dan Satgas TPPO Kamboja untuk menciptakan pemahaman dan praktik yang sama dalam melakukan identifikasi, screening, investigasi, dan perlindungan korban TPPO yang akan diselenggarakan pada akhir September 2024 ini. Tawaran pelatihan ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari pihak-pihak terkait di Kamboja.
Baca juga : Anggota TNI yang Tertangkap Basah Main Judol Terancam Sanksi Pecat
Selain itu, Delegasi juga melakukan kunjungan ke Provinsi Preah Sihanouk yang lebih dikenal dengan Sihanoukville, untuk berdialog dengan pengusaha WNI dan melihat kondisi faktual kehidupan WNI. Delegasi juga melihat fasilitas pelayanan dan perlindungan WNI yang berada di KBRI Phnom Penh.
Delegasi RI dipimpin oleh Nur Rokhmah Hidayah, Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Asia, Pasifik, dan Afrika Kemenko Polhukam didampingi Brigjen Pol. Adhi Satya Perkasa, Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional dan Kejahatan Luar Biasa, Kolonel Laut (P) Lukas Idaman, dan beberapa stakeholder lainnya.
Kunjungan didasari dengan meningkatkan kasus perlindungan terhadap WNI yang terjerat dalam sektor judi online dan online scam di Kamboja, di mana meningkat sebesar 91x lipat dari 15 kasus di tahun 2020 menjadi 1.386 kasus di tahun 2023. Adapun pada tahun 2023, 544 kasus merupakan kasus judi online dan 842 kasus merupakan kasus scam online.
Kunjungan mendapatkan banyak informasi dan masukan untuk pengupayaan kerja sama konkret dalam penanganan WNI yang terlibat TPPO modus judi online dan online scam di Kamboja dan diharapkan isu ini dapat tertangani dengan lebih optimal. (Z-8)
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
Untuk dua minggu ke depan, tercatat 257 WNI yang telah membeli tiket penerbangan ke Indonesia.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
WNI yang memerlukan dokumen perjalanan sementara dan telah memperoleh fasilitasi keringanan denda keimigrasian juga disebut membeli tiket kepulangan secara mandiri.
Chen Zhi diekstradisi dari Kamboja ke Tiongkok pada Januari 2026. Menguak skandal judi online, penipuan kripto Rp237 Triliun dan perbudakan modern di Kamboja.
KBRI telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kamboja untuk menyediakan fasilitas penampungan sementara, yang dilengkapi KBRI dengan berbagai keperluan WNI.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) mencatat penurunan signifikan dalam aktivitas judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2025.
Perputaran dana judi online (judol) di Indonesia menunjukkan tren penurunan sepanjang 2025.
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
Pelaku kejahatan siber menyuntikkan tautan tersembunyi di situs web terpercaya untuk memanipulasi peringkat pencarian, sering kali menautkan ke konten ilegal seperti pornografi atau judi.
Sejumlah oknum aparat di Polda Sumut, Polresta Deliserdang dan Polres Sergai diduga menerima setoran rutin mingguan dan bulanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved