Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni masuk dalam bursa calon gubernur Sumatra Barat (Sumbar). Lisda dipandang sangat berpengaruh pada kontestasi pemilihan gubernur (pilgub) Sumbar.
Anggota komisi X DPR RI ini merupakan satu di antara sepuluh nama yang dipilih media terkemuka terkait persaingan para tokoh untuk menjadi orang nomor satu di Ranah Minang. Ditambah lagi, dia layak memimpin Sumbar karena hasil suaranya naik signifikan di pemilihan legislatif lalu.
Tenaga ahli Lisda, Vera Indrianati menyatakan belum mengetahui perihal keputusan atasannya di pemilihan gubernur Sumbar nanti. Sebab, katanya, belum ada pembicaraan untuk Lisda maju dalam kontestasi tersebut.
Baca juga : Soal RUU P-KS, Aliansi Perempuan Masih Berharap pada DPR
"Kita belum tahu apakah ibu (Lisda) akan maju atau tidak. Tambah pula belum ada persiapan ke arah sana," kata Vera dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Kamis (5/6).
Pengamat politik Erizal Sastra menilai Partai NasDem harus mengirimkan tokohnya dalam bursa pemilihan gubernur Sumbar. Pasalnya, perolehan suara partai yang dipimpin Surya Paloh ini pada Pemilu 2024 mendapatkan kepercayaan publik Sumbar sangat signifikan, salah satunya lewat keterpilihan Lisda sebagai anggota DPR RI.
"Perolehan suaranya naik hampir tiga kali lipat. Hal itu menandakan Lisda Hendrajoni mendapat simpati publik Sumbar," papar Erizal.
Baca juga : RUU PKS Mendesak Disahkan
Dia mengurai bahwa sosok Lisda yang menurutnya mampu bersaing dalam kontestasi pilgub tersebut. Pasalnya, hasil suara dalam pemilihan legislatif lalu, Lisda mampu bersaing dari tokoh-tokoh senior yang bertarung.
"Karena Ketua DPW (NasDem Sumbar) Fadly Amran sudah mendapat rekomendasi untuk maju pada di pilwalkot Padang. Jadi mau tidak mau pilihan NasDem Sumbar saat ini adalah Lisda Hendrajoni," ujarnya.
Selain itu, sambungnya, Lisda merupakan sosok yang ramah, gesit dan mampu memikat pemilih sehingga masyarakat Sumbar yakin akan aspirasinya terwakilkan kepada anggota komisi pendidikan tersebut.
Baca juga : Hanya NasDem yang Penuhi Kuota Keterwakilan Perempuan DPR
"Dia rajin turun. Hormat pada semua orang. Ramah dan santun. Hal itu menjadi nilai tambah terhadap Lisda Hendrajoni," tutur Erizal.
Dia menambahkan, Pesisir Selatan (Pessel) yang merupakan basis Lisda merupakan salah satu kabupaten dengan penduduk terbesar di Sumbar. Fakta itu menjadikan alasan untuk menjadikan Lisda mampu bersaing dengan kontestan lain dalam laga yang akan digelar pada November mendatang.
"Dalam bursa Pilgub belum ada tokoh Pessel yang muncul. Sedangkan pemilihnya sangat besar. Menurut Saya, Lisda Hendrajoni cukup tepat apabila diusung dalam Pilgub ini. Karena beliau merupakan ikon NasDem saat ini," pungkasnya. (Cah/Z-7)
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Pramono mengatakan perayaan akan digelar di delapan titik bersama Forkopimda, dengan pusat kegiatan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Pemulihan pascabencana dapat berjalan karena kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan disebut saling bahu-membahu.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menegaskan akan mengawal kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna mengatur penempatan anggota Polri pada jabatan sipil sebagai solusi yang bijak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved