Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni masuk dalam bursa calon gubernur Sumatra Barat (Sumbar). Lisda dipandang sangat berpengaruh pada kontestasi pemilihan gubernur (pilgub) Sumbar.
Anggota komisi X DPR RI ini merupakan satu di antara sepuluh nama yang dipilih media terkemuka terkait persaingan para tokoh untuk menjadi orang nomor satu di Ranah Minang. Ditambah lagi, dia layak memimpin Sumbar karena hasil suaranya naik signifikan di pemilihan legislatif lalu.
Tenaga ahli Lisda, Vera Indrianati menyatakan belum mengetahui perihal keputusan atasannya di pemilihan gubernur Sumbar nanti. Sebab, katanya, belum ada pembicaraan untuk Lisda maju dalam kontestasi tersebut.
Baca juga : Soal RUU P-KS, Aliansi Perempuan Masih Berharap pada DPR
"Kita belum tahu apakah ibu (Lisda) akan maju atau tidak. Tambah pula belum ada persiapan ke arah sana," kata Vera dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Kamis (5/6).
Pengamat politik Erizal Sastra menilai Partai NasDem harus mengirimkan tokohnya dalam bursa pemilihan gubernur Sumbar. Pasalnya, perolehan suara partai yang dipimpin Surya Paloh ini pada Pemilu 2024 mendapatkan kepercayaan publik Sumbar sangat signifikan, salah satunya lewat keterpilihan Lisda sebagai anggota DPR RI.
"Perolehan suaranya naik hampir tiga kali lipat. Hal itu menandakan Lisda Hendrajoni mendapat simpati publik Sumbar," papar Erizal.
Baca juga : RUU PKS Mendesak Disahkan
Dia mengurai bahwa sosok Lisda yang menurutnya mampu bersaing dalam kontestasi pilgub tersebut. Pasalnya, hasil suara dalam pemilihan legislatif lalu, Lisda mampu bersaing dari tokoh-tokoh senior yang bertarung.
"Karena Ketua DPW (NasDem Sumbar) Fadly Amran sudah mendapat rekomendasi untuk maju pada di pilwalkot Padang. Jadi mau tidak mau pilihan NasDem Sumbar saat ini adalah Lisda Hendrajoni," ujarnya.
Selain itu, sambungnya, Lisda merupakan sosok yang ramah, gesit dan mampu memikat pemilih sehingga masyarakat Sumbar yakin akan aspirasinya terwakilkan kepada anggota komisi pendidikan tersebut.
Baca juga : Hanya NasDem yang Penuhi Kuota Keterwakilan Perempuan DPR
"Dia rajin turun. Hormat pada semua orang. Ramah dan santun. Hal itu menjadi nilai tambah terhadap Lisda Hendrajoni," tutur Erizal.
Dia menambahkan, Pesisir Selatan (Pessel) yang merupakan basis Lisda merupakan salah satu kabupaten dengan penduduk terbesar di Sumbar. Fakta itu menjadikan alasan untuk menjadikan Lisda mampu bersaing dengan kontestan lain dalam laga yang akan digelar pada November mendatang.
"Dalam bursa Pilgub belum ada tokoh Pessel yang muncul. Sedangkan pemilihnya sangat besar. Menurut Saya, Lisda Hendrajoni cukup tepat apabila diusung dalam Pilgub ini. Karena beliau merupakan ikon NasDem saat ini," pungkasnya. (Cah/Z-7)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved