Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKUMPULAN Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat Migrant Care menyayangkan sedikitnya jumlah pemilih yang bakal menggunakan hak pilihnya pada pemungutan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu (9/10) dan Minggu (10/3) mendatang. Pasalnya, jumlah pemilih pada daftar pemilih tetap (DPT) PSU sangat jauh dibanding DPT sebelumnya, yakni hanya 62.217 orang.
Padahal, dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, KPU sebelumnya mencatat DPT di Kuala Lumpur sebanyak 447.258 pemilih. Menurut Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo, berkurangnya DPT untuk PSU akan merugikan pekerja migran Indonesia (PMI) di Kuala Lumpur.
"Ini tentu menghilangkan hak pilih pekerja migran, dan yang dirugikan adalah teman-teman pekerja migran," kata Wahyu kepada Media Indonesia, Selasa (5/3).
Baca juga : Terhalang Izin untuk Gelar Pemilu Ulang di Kuala Lumpur, KPU Minta Bantuan Presiden Jokowi
Wahyu menjelaskan, persoalan yang terjadi di Kuala Lumpur sehingga berbuntut pada PSU menjadi perhatian Migrant Care sejak awal. Masalah itu menyangkut data pemilih yang tidak menyentuh seluruh pekerja migran di sana, sehingga harus tercatat sebagai daftar pemilih khusus (DPK) saat menggunakan hak pilih.
Baginya, sengkarut pendataan pemilih bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia pemilihan luar negeri (PPLN), tapi juga Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dinilai tidak serius melakukan penyusunan DPT. Berkaca dari pengalaman Pemilu 2014 dan 2019, sambung Wahyu, KPU selalu membuat DPT hasil perbaikan setiap mendapat keluhan dari pemilih yang belum terdaftar.
"Harusnya PPLN dan KPU membuka ruang adanya DPT hasil perbaikan. Dalam pemilu ini (2024) tidak pernah ada inisiatif untuk melakukan DPT hasil perbaikan," tandas Wahyu.
Baca juga : 7 PPLN Kuala Lumpur yang Jadi Tersangka Pelanggaran Pemilu Lakukan Lobi-lobi dengan Parpol
Sebelumnya, Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menjelaskan angka 62.217 pemilih dalam DPT PSU berasal dari total pemilih di Kuala Lumpur yang menggunakan hak pilih lewat tiga metode sebelumnya, yakni pos, kotak suara keliling (KSK), dan tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN).
Sebelumnya, total pemilih yang mencoblos dengan tiga metode tersebut di Kuala Lumpur sebanyak 78 ribu. Dalam rangka menggelar PSU, KPU menggunakan angka itu sebagai basis pemutakhiran data pemilih.
Pemutakhiran itu, Hasyim melanjutkan, dilakukan dengan tiga cara, yakni validitas alamat, analisis kegandaan, dan validitas nomor induk kependudukan (NIK) maupun nomor paspor.
Baca juga : KPU Putuskan Lakukan Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur
Pada pemungutan suara Pemilu 2024 di Kuala Lumpur sebelumnya, DPT yang dicatat oleh KPU sebanyak 447.258 pemilih. Dari angka itu, 222.945 orang tercatat sebagai pemilih metode TPSLN. Namun, yang menggunakan hak pilihnya hanya 24.377 pemilih.
Anggota KPU RI Idham Holik mengatakan, pihaknya segera menggelar bimbingan teknis terkait PSU kepada jajaran PPLN Kuala Lumpur pada 8 Maret mendatang. Ia menyebut, KPU bergerak cepat dalam memastikan PSU di Kuala Lumpur berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang dijalankan.
"Oleh karena itu, mulai hari ini KPU memproses semua kebutuhan logistik," kata Idham.
Adapun metode PSU yang dilaksanakan di Kuala Lumpur adalah KSK dan TPSLN. Pemungutan suara lewat KSK digelar pada Sabtu (9/3), sedangkan pencoblosan di TPSLN pada Minggu (10/3). Metode pos sendiri tidak digunakan lagi atas dasar rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
(Z-9)
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Putri mengaku sebenarnya memiliki peluang untuk merebut kemenangan, baik di gim pertama maupun kedua.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) mulai 1 Januari 2026 memberlakukan denda hingga RM2.000 atau Rp8,3 juta bagi warga maupun wisatawan yang membuang sampah atau meludah sembarangan.
Presiden Prabowo Subianto menandatangani deklarasi penerimaan negara tersebut dalam KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur.
Tim nasional futsal putri Indonesia bermain imbang 4-4 melawan Malaysia di Grup A Kejuaraan Futsal Putri ASEAN 2026 di Thailand. Hasil ini membuat peluang Indonesia ke semifinal semakin berat.
Umat Islam di Malaysia akan memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis (19/2).
Simak kronologi SEAblings vs Knetz yang memicu seruan boikot drakor. Ketahui alasan di balik solidaritas netizen Asia Tenggara melawan rasisme digital.
KOLABORASI lintas negara dalam hal peningkatan layanan kesehatan dinilai sebagai hal yang penting untuk mendukung ekosistem kesehatan global.
Ernest Zacharevic menggugat AirAsia dan Capital A ke Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur. Maskapai tersebut diduga menggunakan karya muralnya tanpa izin untuk branding pesawat.
Panduan lengkap cara nonton Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina di Indonesia. Link streaming resmi, jadwal TVRI Sport, dan tips nonton gratis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved