Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menapaki sejumlah pondok pesantren (ponpes) di masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ia mengaku ingin menyerap ilmu dari para guru dan mengamalkannya.
"Kami mencoba untuk mendatangi tempat-tempat di mana guru-guru, ulama-ulama ternama yang memiliki pengaruh. Sampai sekarang ilmu mereka terus diamalkan dan kami ingin mengambil hikmah dari sana," kata Anies di Ponpes Al-Wahdah Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/12).
Anies juga mengatakan kunjungannya ke sejumlah ponpes untuk memperkuat silaturahmi. Hal ini diharapkan ikut membawa keberkahan bagi setiap orang.
Baca juga: Anies: Perjuangan KH Bisri Mustofa masih Relevan hingga Sekarang
"Itulah tujuan silaturahmi hari ini, bertemu dan mudah-mudahan membawa berkah bagi semua," ucap Anies.
Pengasuh Ponpes Al-Wahdah Lasem, Rembang, Kiai Ahfas Hamid Baidlowi, menyambut baik kedatangan Anies. Warga pesantren juga sempat bertukar pikiran dan menyatakan siap mendukung Anies dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Baca juga: Temui Ulama di Pekalongan, Anies Tegaskan tak Gentar Hadirkan Keadilan dan Kesetaraan
"Sedikit bertukar pikiran tentang masalah bangsa, agama dan hal-hal yang lain dan yang paling pokok, kami siap mendukung beliau terpilih di pemilu 2024," ujar Ahfas.
Anies melanjutkan kegiatan di masa kampanye dengan berziarah dan mengunjungi pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Rembang. Ia memulai kegiatan dengan berziarah ke makam KH Bisri Mustofa.
Kemudian, Anies berziarah ke makam tokoh Adipati Tejakusuma dan Sayyid Abdurrahman. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu juga menyempatkan silaturahmi ke Kiai Ahfas Hamid Baidlowi atau Gus Ahfas di Ponpes Al Wahdah. Anies mengakhiri kegiatan kampanye di Rembang dengan menghadiri halaqah di Ma'hadul 'Ulum Asy-Syar'iyyah. (Z-11)
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jebolnya tanggul baswedan membuat permukiman warga di sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, mengalami banjir hingga mencapai 1 meter.
Bagaimana pula peluang dia dalam kontestasi politik nasional, utamanya di Pilpres 2029?
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved