Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi Islam terbesar mempunyai tanggung jawab keumatan dan kemanusiaan. Wapres berpesan agar para kader NU khususnya cendekiawan yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) untuk menjaga umat dari bahaya
"Tanggung jawab kita menjaga menjaga umat dari bahaya. Paham-paham yang menyimpang," ujar Wapres Amin saat acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (23/12).
Turut hadir dalam acara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Ketua PW ISNU Jawa Timur Terpilih Prof. M Mas'ud Said, Mantan Menteri Pendidikan M. Nuh dan tokoh NU lainnya.
Baca juga: Hadiri Rapat Kerja ISNU, Wapres Minta NU Mainkan Peran Hadapi Isu-Isu Global
Selain itu, wapres juga menekankan pentingnya pemberdayaan umat. NU, ujarnya, bisa berperan dalam pendidikan ekonomi sehingga umat Islam dapat kuat dari segi ekonomi. Tidak hanya menjadi objek, melainkan subjek pembangunan.
"Umat NU kan banyak dhuafa-dhuafa, fuqara-fuqara (orang-orang yang tidak memiliki kekayaan dan penghasilan). Ini harus dibangun diberdayakan Kita kan supaya jangan meninggalkan anak cucu yang lemah. Karena yang lemah itu akan jadi objek terus. Lemah akidah pendidikan ekonominya," papar Wapres.
Baca juga: Dukungan Masyarakat NU kepada Anies-Muhaimin Disebut sudah 60%
NU menurut wapres bisa berperan mewujudkan Indonesia Emas yang ditargetkan bisa dicapai pada 2045. Namun, itu tidak mudah dengan adanya tantangan global. Wapres menyebut empat contoh tantangan global yakni pertama peperangan yang menimbulkan penderitaan bagi rakyat. Perang memicu krisis pangan dan energ, menimbulkan persoalan pengungsi. Kedua perubahan iklim yang kian hari kian terasa dampaknya. Ketiga pandemi Covid-19, yang mana dunia belum sepenuhnya pulih. Keempat pesatnya teknologi dan kecerdasan buatan yang menurutnya mesti diimbangi kebijaksanaan sehingga membawa maslahat.
"Kuncinya sumber daya manusia (SDM). NU harus mengambil peran di sini karena NU organisasi besar dan punya tanggung jawab besar pada keumatan kemanusiaan dan dunia," tukas wapres. (Ind/Z-7)
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
PELUNCURAN NU Harvest Maslaha dan Sharia Global Services menandai fase baru keterlibatan Nahdlatul Ulama (NU) di arena ekonomi, tepat ketika NU memasuki usia satu abad.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
PRESIDEN Prabowo mengatakan peran strategis NU berperan dalam menjaga pilar kebangsaan melalui persatuan
PRESIDEN Prabowo Subianto mengklaim bahwa Indonesia pertama kali menjadi yang memiliki lahan di Mekah, Arab Saudi. Tanah tersebut akan digunakan untuk Kampung Haji Indonesia
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan doa dan harapannya untuk masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan tahun ini.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa konsumsi masyarakat saat Lebaran tahun ini lebih bersifat selektif.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Senator asal Bengkulu ini menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved