Headline
Dalam suratnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan masih membuka ruang negosiasi.
Dalam suratnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan masih membuka ruang negosiasi.
Tidak semua efek samping yang timbul dari sebuah tindakan medis langsung berhubungan dengan malapraktik.
MASYARAKAT Antikorupsi Indonesia (MAKI) menyayangkan sikap Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang mengundurkan diri di tengah proses persidangan etik terhadapnya berjalan. Purnawirawan jenderal bintang tiga Polri itu dinilai tidak bernyali.
“Sekarang dia mundur, lebih cemen lebih pengecut, jadi tadinya berharap ketua KPK itu orang yang gagah berani tapi ternyata cemen banget, ya sangat memalukan lah,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Jumat (22/12).
Tuduhan Firli cemen dan pengecut itu didasari atas beberapa kelakuannya sebelum mengundurkan diri. Salah satunya, kata Boyamin, saat menghindari wartawan dengan cara menutupi wajah di dalam mobil usai diperiksa polisi dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi, suap, dan pemerasan beberapa waktu lalu.
Baca juga: Ingin Jadi Rakyat Jelata, Segini Harta Kekayaan Firli Bahuri
Boyamin juga menilai Firli mengundurkan diri karena mau kabur dari tanggung jawabnya di Dewas KPK. Ketua nonaktif Lembaga Antirasuah itu dinilai sudah terdesak usai kelakuannya terbongkar, dan dipermasalahkan.
“Nampak betul dia sangat tidak gentle, mohon maaf istilahnya ya pengecut gitu, kalau memang mundur ya kemarin-kemarin. Setelah ini terpepet, praperadilan kalah, terus Dewas juga warnanya sudah akan menghukum dia, terus juga kemudian di KPK sendiri tidak ada yang membela,” ujar Boyamin.
Menurut Boyamin, Firli harusnya mundur sebelum sidang etik digelar, maupun menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan, penerimaan gratifikasi, dan suap.
Baca juga: Firli Mundur, Minta Keluarganya Diizinkan Hidup sebagai Rakyat Jelata
Keputusan komisioner KPK asal Polri itu diyakini bukan untuk menjaga stabilitas negara, maupun politik seperti yang dijadikan alasan atas pengunduran dirinya.
“Mestinya kan dia gentle, malah tidak mengundurkan diri dengan alasan ini praduga tidak bersalah, dan yakin ini tidak akan diputus bersalah oleh pengadilan nanti, maka dia tidak mundur, mestinya kan gitu,” ucap Boyamin.
Firli Bahuri mengundurkan diri dari jabatannya. Kemauan itu diklaim sudah dipaparkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
“Saya mengakhiri tugas saya sebagai ketua KPK, dan saya menyatakan berhenti dan saya juga menyatakan tidak berkeinginan memperpanjang masa jabatan saya,” kata Firli di Gedung Dewas KPK, Jakarta Selatan, Kamis (21/12).
Firli turutan menyambangi Dewas untuk mengabarkan pengunduran diri tersebut. Dia bertemu dengan Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean.
Namun, Firli tidak memerinci isi pembicaraannya dengan Tumpak. Tapi, dia sengaja datang setelah persidangan etik kelar. (Z-1)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp1,34 triliun dari pagu indikatif 2026 sebesar Rp878,04 miliar.
Khofifah diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah untuk pokmas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim tahun anggaran 2021–2022.
Mantan Menteri ESDM Arifin Tasrif diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk penyelidikan terkait pengelolaan mineral atau pertambangan di wilayah Indonesia bagian timur.
Budi mengungkapkan bahwa KPK juga akan membuka peluang untuk memanggil langsung Menteri UMKM Maman Abdurrahman terkait isi surat mengenai kunjungan istrinya, Agustina Hastarini, ke Eropa.
KPK juga menyita empat kontrakan dan kos-kosan terkait kasus ini. Aset itu ditaksir senilai Rp3 miliar.
Fadlul memberikan informasi kepada penyelidik KPK sampai pukul 19.20 WIB. Menurut dia, pertukaran informasi antara instansi dan penegak hukum wajar dilakukan.
Itulah pertaruhan penegakan hukum di negeri ini. Hukum yang wajahnya penuh jelaga. Hukum yang katanya sama untuk semua tapi faktanya beda-beda tergantung siapa yang berpunya dan berkuasa.
Budi menjelaskan bahwa JPU KPK akan mencermati keterangan saksi di persidangan.
PENGACARA mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Ian Iskandar membantah tudingan kliennya yang disebut membocorkan operasi tangkap tangan (OTT) Harun Masiku
Novel meyakini ada maksud lain dari penyebaran informasi dari Firli meski melalui media massa. KPK didesak mengungkap kemungkinan Firli melakukan perintangan penyidikan.
MANTAN Penyidik KPK Novel Baswedan menilai keterangan saksi Rossa Purbo Bekti soal Firli Bahuri membocorkan informasi OTT kasus suap PAW penting ditindaklanjuti.
Firli membocorkan OTT saat penyelidik tengah menginterogasi sejumlah orang pada 8 Januari 2025.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved