Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
GESTUR Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menutupi wajahnya dengan tas dan tangan di dalam mobil usai diperiksa Polda Metro Jaya dan Bareskrim Mabes Polri dinilai Indonesia Corruption Watch (ICW) mirip pelaku tindakan rasuah yang biasa diperiksa Lembaga Antikorupsi.
"Tindakan Firli Bahuri yang berusaha menghindari jurnalis dengan bersembunyi dan menutup wajahnya menggunakan tas setelah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri mengingatkan masyarakat pada kebiasaan para koruptor," kata Peneliti dari ICW Kurnia Ramadhana melalui keterangan tertulis, Jumat (17/11).
Kurnia mempertanyakan alasan Firli menutup wajahnya seperti itu. Padahal, Ketua KPK itu ada di dalam mobil dengan kaca gelap dan tertutup.
Baca juga: Polisi Buka Kemungkinan Panggil Firli Bahuri Kembali
"Seperti yang sering tampak di KPK, koruptor yang mengenakan rompi oranye selalu mencari siasat untuk lari dari kejaran jurnalis. Perbedaan diantara keduanya praktis hanya pakaiannya saja, koruptor menggunakan rompi, sedangkan Firli mengenakan batik," ujar Kurnia.
ICW menilai Firli panik usai dimintai keterangan penyidik. Kurnia juga meyakini Ketua KPK itu menyadari posisinya sudah terancam. "Perasaan panik yang tampak dari tindakan Firli tersebut menimbulkan prasangka, bahkan mungkin menjurus pada keyakinan, di tengah masyarakat bahwa dirinya memang benar terlibat dalam perkara pemerasan dan pertemuan dengan pihak berperkara," ucap Kurnia.
Baca juga: Polda Metro Jaya dan Bareskrim Rakor dengan KPK Tentukan Supervisi Kasus Pemerasan SYL
Kurnia sangat yakin Firli merasa bersalah dalam perkara dugaan pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) ini. Sikap pentolan Lembaga Antirasuah kemarin dinilai membuktikan tuduhan publik terhadapnya selama ini. "Sebab, jika merasa benar, mengapa sampai ketakutan seperti itu?" ucap Kurnia.
Polda Metro Jaya bersama Bareskrim Polri memeriksa Ketua KPK Firli Bahuri pada Kamis, 16 November 2023. Pentolan Lembaga Antirasuah itu menghindari wartawan usai dimintai keterangan.
Dia bahkan menutupi wajahnya di dalam mobil. Di sisi lain, polisi telah menyita laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) milik Firli. (Z-3)
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
ICW meminta KPK mengawasi 1.179 SPPG milik Polri karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan pengelolaan dana hingga Rp2,2 triliun per tahun.
ICW menyoroti dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat kunjungan ke Sulsel. Fasilitas dari OSO dinilai berpotensi melanggar aturan
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
Penunjukan Adies Kadir berpotensi menihilkan prinsip checks and balances serta membuka ruang konflik kepentingan di masa mendatang.
Itulah pertaruhan penegakan hukum di negeri ini. Hukum yang wajahnya penuh jelaga. Hukum yang katanya sama untuk semua tapi faktanya beda-beda tergantung siapa yang berpunya dan berkuasa.
Budi menjelaskan bahwa JPU KPK akan mencermati keterangan saksi di persidangan.
PENGACARA mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Ian Iskandar membantah tudingan kliennya yang disebut membocorkan operasi tangkap tangan (OTT) Harun Masiku
Novel meyakini ada maksud lain dari penyebaran informasi dari Firli meski melalui media massa. KPK didesak mengungkap kemungkinan Firli melakukan perintangan penyidikan.
MANTAN Penyidik KPK Novel Baswedan menilai keterangan saksi Rossa Purbo Bekti soal Firli Bahuri membocorkan informasi OTT kasus suap PAW penting ditindaklanjuti.
Firli membocorkan OTT saat penyelidik tengah menginterogasi sejumlah orang pada 8 Januari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved