Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh akan mendaftarkan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar ke KPU Jakarta sebagai calon Presiden dan calon Wakil Presiden (Capres/Cawapres) Pemilu 2024 pada 19 Oktober 2023 nanti.
Hal itu disampaikan Surya Paloh seusai melantik Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Banten, Wahidin Halim beserta jajarannya dan Pembekalan Calon Legislatif (Caleg) Provinsi Banten di Grand Ballroom Novotel Tangerang City, Kota Tangerang, Banten, Senin (17/10)
Dalam Pemilu tersebut, Surya mengatakan, pasangan Anies-Muhaimin Iskandar (Amin) diyakini menang.
Baca juga : 20 Ribu Relawan Konvoi Pendaftaran Anies-Cak Imin ke KPU
"Saya Optimis pasangan ini akan menang," kata Surya Paloh.
Guna mendukung keyakinan tersebut, Surya meminta kepada seluruh kader NasDem, khususnya Banten untuk tetap semangat memenangkan Anies-Cak Imin pada pemilihan presiden 2024 nanti.
Baca juga : Anies Jalani Tes Kesehatan di RS Fatmawati
Meski berbagai cara dilakukan lawan politik untuk menjatuhkan Partai NasDem maupun Anies Baswedan sebagai calon presiden, Surya tetap yakin pasangan Amin bisa menang di Pilpres 2024.
“Berbagai tuduhan, rintangan dan cobaan harus dilalui. Namun kita harus tetap konsisten untuk memenangkan semua ini," Ujar Surya.
Anies menambahkan, mendaftar pada hari pertama pembukaan pendafatran Capres-Cawapres merupakan bukti keseriusan Koalisi Perubahan untuk Pilpres 2024.
Karenanya, ia berharap kepada pengurus DPW NasDem Banten yang baru dilantik agar mampu mengemban amanat yang besar itu untuk memenangkan koalisi tersebut.
"Saya yakin dengan hadirnya Pak Wahidin Halim, Partai NasDem di Banten akan semakin berjaya," ungkap Anies.
Dalam Kesempatan itu pula Anies langsung mempertanyakan kepada Wahidin.
“Berapa persenkah bang target NasDem di Banten," kata Anies yang kemudian dijawab oleh Wahidin 70 persen seraya disambut tepuk tangan oleh kader NasDem.
“Bukan tepuk tangannya yang penting. Tapi bagaimana merealisasikan target tersebut,” ucapnya. (Z-5)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap alasan menunjuk juru bicara eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai komisaris di BUMD PT Jakpro.
MANTAN Gubernur Jakarta, Anies Baswedan menemui mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong di Rutan Cipinang pada Jumat (1/8).
MANTAN gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyoroti masih lemahnya meritokrasi, pengisian jabatan masih dilakukan berdasarkan kedekatan atau koneksi bukan kompetensi
Tom Lembong dituntut pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp750 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayarkan maka akan diganti (subsider) dengan pidana kurungan selama 6 bulan.
Dia menuturkan Presiden Prabowo selama hampir sembilan bulan masa jabatannya telah hadir dalam sejumlah forum penting internasional.
Anies Baswedan, eks Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno serta dua eks pimpinan KPK Laode M Syarif dan Saut Situmorang, Refly Harun hadir di sidang pleidoi Tom Lembong
Sekolah Rakyat juga akan menjadi rumah pemberdayaan bagi anak-anak dari keluarga miskin demi menciptakan sumber daya manusia yang berdaya dan mandiri.
Menko PM menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, akademisi, media, dan publik untuk membangun ekosistem jaminan sosial yang kuat.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar meminta Kementerian Sosial dan PPATK memperketat pengawasan agar dana bansos tidak disalahgunakan untuk judi online.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan pentingnya meningkatkan literasi jaminan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.
PFI menyelenggarakan FIFest 2025 sebagai upaya mendorong transformasi sosial berbasis budaya filantropi.
Cak Imin berjanji mengawal realisasi dana itu sampai programnya berjalan. Koordinasi dimaksimalkan agar perintah Prabowo berjalan dengan baik.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved