Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas berharap semua pihak untuk mengendalikan dan menjauhi sifat tercela, seperti saling ejek, jelang Pemilu 2024. Hal itu disampaikannya saat dimintai tanggapan soal pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang mengatakan tidak akan memilih Amin karena alasan bidah.
"Saya berharap kepada semua pihak, tanpa mengenal pangkat dan jabatannya, agar mampu mengendalikan diri serta mau berkontribusi secara positif bagi keberlangsungan pesta demokrasi yang akan kita laksanakan," ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (14/9).
Menurut Anwar, semua pihak mesti mematuhi peraturan dan ketentuan yang ada dan menjauhi semua sifat maupun tindakan tercela agar Pemilu 2024 berjalan dengan baik. Ia mengatakan, perbuatan tercela jelang pemilu bakal menimbulkan gesekan keras dan membawa permusuhan.
Baca juga: Menag Singgung Pemilih Amin Bidah, PKB: Masyarakat Sudah Cerdas
"Mari kita jauhi semua sifat dan tindakan tercela seperti rendah merendahkan, jelek menjelekkan, fitnah memfitnah, karena hal demikian jelas akan menimbulkan gesekan-gesekan yang keras di antara sesama kita," kata Anwar.
Jika tidak waspada, ia menyebut persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini sudah dibangun dengan susah payah bakal robek. Padahal, persatuan dan kesatuan merupakan kunci utama untuk mencapai kemajuan yang dicita-citakan Indonesia.
Baca juga: Menag Yaqut Bilang Anies-Muhaimin Bidah, NasDem tak Ambil Pusing
Sebelumnya, candaan Yaqut saat memberi sambutan pada kegiatan orientasi pegawai P3K Diklat Keagamaan di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (13/9) dinilai mengarah untuk tidak memilih pasangan kandidat calon tertentu pada Pilpres 2024 mendatang.
Kata Amin yang disebutnya sesuai dengan akronim Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, kandidat capres dan cawapres yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Meski tidak spesifik merujuk pasangan calon Anies dan Muhaimin, Yaqut menyebut bahwa memilih Amin merupakan perbuatan bidah. (Tri/Z-7)
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
LPEU MUI meluncurkan Program Perumahan Merah Putih, sebuah skema hunian berbasis syariah yang ditujukan bagi pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
MUI menilai perbedaan awal Ramadan 1447 H wajar secara teologis. Negara berwenang menetapkan melalui Sidang Isbat agar umat Islam seragam.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyebut awal Ramadan 1447 Hijriah kemungkinan besar akan mengalami perbedaan di kalangan umat Islam Indonesia.
Ketika masyarakat diberdayakan dengan pengetahuan, teknologi, dan dukungan kebijakan yang tepat, mereka dapat menjadi penggerak utama transformasi lingkungan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan gedung baru Majelis Ulama Indonesia akan dibangun di lahan bekas Kedutaan Besar Inggris yang berada di kawasan Bundaran HI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved