Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP Partai NasDem Effendy Choirie atau Gus Choi, mengatakan partainya tidak ambil pusing terkait pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut tidak akan memilih Anies-Muhaimin karena alasan bidah.
"Gak usah ditanggapi. Demokrasi bid'ah, Menag bidah, zaman Nabi gak ada," ucap Gus Choi kepada Media Indonesia, Rabu (13/9).
Dia mengaku tidak mengerti apa yang membuat Menag melontarkan ucapan tersebut. Gus Choi menilai, ungkapan Menag tersebut justru terkesan seperti sebuah pesanan.
Baca juga: Sebut Pemilih Amin Bidah, Menag Yaqut Dinilai Ikut Politik Praktis
"Pesanan Oligarki. Biarin aja. dia lagi menikmati kekuasaannya dan ingin mempertahankannya," ujar Gus Choi.
Alih-alih mengurusi urusan Pilpres 2024, Gus Choi justru meminta Menag untuk fokus bekerja mengurusi sesuai bidangnya.
Baca juga: Bawaslu Ingatkan Menag Yaqut Usai Bilang Pilih Amin Bid'ah
"Menteri agama fokus saja urus bidangnya. Apa haknya melarang-melarang kalau ada pasangan Capres tidak sesuai dengan aturan, itu bukan urusan Menag, itu urusan penyelenggara pemilu," tukasnya. (Rif/Z-7)
MENTERI Agama, Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa Indonesia akan memainkan peran strategis terutama, dalam bidang pendidikan dan pengembangan bahasa Arab.
Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. I
Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 mencatat capaian tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dipanggil sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama tahun 2023-2024.
Pleno Syuriyah ini menghasilkan keputusan penting, yaitu penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum PBNU.
Menag juga menyoroti kebijakan strategis bagi guru, termasuk kenaikan capaian PPG hingga 700% dan perluasan dukungan bagi guru nonformal seperti guru ngaji.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved