Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh angkat bicara soal nasib Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) usai berkembangnya duet Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Sebab, Partai Demokrat meradang terhadap komposisi capres-cawapres itu.
"Insyaallah apa yang terbaik, kenapa kita paksakan bubar, kalau memang dia bisa bertahan? Baik, bagus, berkembang, syukur apa yang direncanakan bisa tercapai ini kan suatu ridho yang bagus," kata Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (31/8) malam.
Surya Paloh berbicara soal esensi perubahan. Ia menekankan perubahan seolah-olah hanya bagi mereka yang di luar pemerintahan.
Baca juga: Surya Paloh Dengar Deklarasi Pasangan Anies-Cak Imin akan Dilakukan di Surabaya
"Perubahan itu, apa, ada di mana saja, kapan saja, oleh siapa saja. Esensinya, perubahan bagaimana kita katakan mendekatomikan seakan-akan hak perubahan adalah hak mereka yang diluar pemerintahan, perubahan itu harus dijalankan suka atau tidak suka bagi siapa saja," ucap Surya Paloh.
Surya Paloh juga mengingatkan, pada situasi saat ini penting untuk menjaga suasana di tengah dinamika politik yang berkembang. Meskipun, juga ada perbedaan cara pandang.
Baca juga: Dituding Sepihak Putuskan Cawapres Anies, Surya Paloh : Saya Tidak Gembira Terima Kabar Itu
"Saya selalu mengingatkan di dalam suasana kita menghadapi kompetisi, selalu lah kita menjaga suasana seoptimal mungkin harapan saya harmoni di dalam kompetisi. Jauh lebih baik ketika kita melempar senyum daripada caci maki di antara kita satu sama lain," ucap Surya Paloh.
Anies Baswedan dipastikan menjadikan Cak Imin sebagai cawapresnya. Rencananya, deklarasi resmi pasangan capres-cawapres tersebut dilakukan dalam beberapa hari ke depan di Surabaya, Jawa Timur. (Z-3)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
PKS mempertimbangkan gabung Koalisi Perubahan jilid II dalam menatap Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. Termasuk peluang PDIP gabung di poros tersebut.
TIMNAS Amin menegaskan partai NasDem masih tetap setia bersama Koalisi Perubahan atau pengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN).
POLITISI Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Seno Bagaskoro mengatakan pihaknya tidak masalah apabila koalisi 01 atau Koalisi Perubahan menginisiasi hak angket.
Partai NasDem tetap mendorong PDI Perjuangan merespons positif inisiatif pengguliran hak angket oleh Koalisi Perubahan.
NasDem sengaja mengundang PKS dan PKB untuk berdiskusi. Hal itu bertepatan dengan momentum berbuka puasa bersama.
PKB bakal menjadikan Desak Anies dan Selepet Imin sebagai standar model kampanye pada Pilkada 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved