Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifah menyebut keketuaan Indonesia dalam penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN pada 9-11 Mei di Labuan Bajo, NTT, dapat menjadi momentum baik untuk meningkatkan kinerja sektor pariwisata nasional.
"Ini menjadi bagian yang bagus juga untuk peningkatan pariwisata di Indonesia, setidaknya membangun awareness masyarakat terhadap Labuan Bajo," ujar Ledia di Jakarta, Senin (8/5).
Ia pun mengingatkan seluruh pihak terkait untuk menyiapkan berbagai side event secara matang demi menyemarakkan gelaran KTT ASEAN.
Baca juga: Dukung KTT Asean, Telkom Siagakan Back Up Jaringan dan Antisipasi Serangan Siber
"Yang harus diselesaikan dan disiapkan adalah bagaimana side event-nya. Kalau KTT-nya sih semua mungkin sudah siap dalam artian karena memang ini acara kenegaraan ya. Namun, side event-nya juga menjadi penting, tuturnya.
Pasalnya, kata dia, para delegasi atau peserta KTT pasti akan memboyong pula rombongan mereka. Hal itu tentu dapat mendongkrak pariwisata jika betul-betul diantisipasi secara baik.
Baca juga: KTT ke-42 ASEAN akan Diawali dengan Pertemuan Pejabat Senior
"Pemerintah daerah harus menyiapkan suvenir, amenities, <em>hospitality. Semua sudah harus dipersiapkan," sambung Ledia.
Ia juga menekankan pentingnya menggandeng pemangku kepentingan budaya dan pariwisata seperti komunitas-komunitas.
Semua mesti dilibatkan demi menciptakan pengalaman yang memuaskan bagi para pengunjung yang hadir.
"Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan lebih baik dan kita punya lebih banyak pilihan-pilihan penawaran, paket-paket wisata ke Indonesia selepas dari pertemuan-pertemuan kenegaraan ini," tandasnya.
Sebelumnya, pada Minggu (23/4), Presiden Joko Widodo sudah meninjau kesiapan para pelaku UMKM dan lokasi wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menjelang KTT Ke-42 ASEAN.
Jokowi sempat berpesan agar seluruh destinasi wisata di Labuan Bajo dapat dipromosikan kepada para Kepala Negara/Kepala Pemerintahan negara-negara ASEAN yang akan hadir nanti.
Selain berkeliling tempat wisata, Presiden juga mengunjungi sejumlah gerai UMKM dan membeli beberapa suvenir karya masyarakat NTT seperti kain tenun, topi bucket, dan topi pantai.
"Pada pelaksanaan KTT ASEAN nanti, Presiden berharap para pelaku UMKM tersebut dapat menghadirkan suvenir dengan kualitas yang baik dan berciri khas daerah tersebut, sehingga para tamu dari negara-negara ASEAN nantinya akan tertarik untuk membeli produk UMKM tersebut," tutur Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (Ant/Z-11)
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved