Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Wawan Mas'udi SIP MPA PhD mengatakan pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bahwa dirinya tetap fokus bekerja dan menjalankan tugas sebagai Menteri BUMN merupakan langkah yang tepat.
"Sebab untuk bisa membangun kepemimpinan politik, harus memiliki basis legitimasi yang sangat kuat. Sebagai figur dari kalangan teknokrat atau profesional, cara terbaik membangun legitimasi harus dari performance atau kinerja."
"Kinerja dimaksud adalah prestasi dalam menjalankan program tertentu sesuai tugas dan amanah yang saat ini diemban," ungkap Dekan Fisipol UGM tersebut, dalam keterangannya kepada media, hari ini.
Baca juga: Pengamat Nilai Erick Thohir Representasi Suara NU di Pilpres 2024
Sebelumnya, Erick menyatakan meski namanya masuk kandidat tertinggi di bursa cawapres, tidak membuat dirinya jumawa dan terjebak pada politik.
Erick menyatakan saat ini ia masih akan terus fokus bekerja dan menjalankan tugas sebagai Menteri BUMN.
Ia menilai survei yang menempatkan dirinya sebagai salah satu kandidat cawapres potensial merupakan apresiasi dari kinerja yang dilakukannya.
Ia juga akan tegak lurus dengan Presiden Jokowi dan fokus menyelesaikan tugas-tugas sebagai Menteri BUMN.
“Apalagi dalam konteks politik di Indonesia, untuk penentuan capres dan cawapres merupakan keputusan parpol. Karena bukan berasal dari parpol, saya akan fokus pada kerja sebagai Menteri BUMN yang saat ini cukup banyak."
"Saya tidak mau terjebak politik. Hari ini fokus saja pada kerja. Karena fokus kerja di BUMN bermanfaat besar bagi bangsa dan masyarakat,” ucap Erick.
Baca juga: Nama Erick Thohir Teratas Sebagai Bakal Cawapres yang Diperbincangkan Warganet
Menurut Wawan, Erick yang kini memegang jabatan publik sebagai Menteri BUMN, sudah sewajarnya fokus menjalankan tugas sebaik mungkin.
Membangun legitimasi dari kinerja, menurut Wawan, juga bukan perkara mudah. Ada pihak yang menilai kinerja seseorang sudah baik. Namun ada pihak lain yang menyatakan kinerja tidak baik.
Sehingga langkah yang terbaik adalah dengan mengaitkan antara kinerja dan apa yang menjadi agenda dan kebutuhan publik.
“Jika dalam kaitan dengan reformasi di BUMN, kinerja yang harus dibuktikan Menteri Erick adalah memastikan BUMN memiliki kinerja semakin baik dan akuntabel. Sebab selain alat negara untuk menggerakan perekonomian nasional, BUMN juga harus memiliki fungsi sosial,” terang Wawan.
Erick yang akan selalu tegak tegak lurus dengan Presiden, kata Wawan, adalah wujud dalam menjunjung tinggi sistem politik presidensial yang saat ini dianut Indonesia.
Dalam sistem presidensial, menteri merupakan elemen yang terintegrasi dengan kepemimpinan presiden.
Sehingga apa yang dilakukan Menteri Erick merupakan bagian dari tugas dan fungsinya menjalankan program yang sejalan dengan Presiden Jokowi.
Sehingga ketika seorang menteri berhasil membantu presiden mewujudkan programnya, maka legitimasi yang kuat akan otomatis terbangun.
“Jadi, dalam konteks tegak lurus dengan Presiden Jokowi, Menteri Erick tengah menjalankan tugasnya sebagai pembantu presiden untuk mewujudkan cita-citanya yang tertuang dalam Nawa Cita."
"Apa yang disampaikan oleh Menteri Erick Thohir sebenarnya tugas ideal sebagai menteri. Sehingga cara sangat rasional untuk membangun legitimasi yang kuat dari menteri kalangan profesional atau teknokrat adalah bekerja sebaik mungkin menjalankan tugas dari Presiden,” katanya.
Baca juga: Erick Thohir Dipilih Jadi Cawapres, Koalisi Kebangsaan Semakin Stabil
Menurut Wawan, membangun legitimasi yang kuat dan menjalankan tugas sebaik-baiknya sebagai pembantu presiden merupakan dua hal berbeda.
Meski berbeda, membangun legitimasi dan menjalankan tugas sebaik-baiknya sebagai pembantu presiden memiliki keterkaitan sangat kuat. Tanpa kinerja baik, mustahil memiliki legitimasi kuat untuk dapat dijual pada Pilpres 2024 mendatang.
“Untuk menuju arah kepemimpinan politik pilihannya banyak. Bisa dari parpol dan kinerja yang baik selama memimpin jabatan publik. Menteri Erick memilih dari profesional atau teknokrat jadi mau tak mau dia harus menunjukkan kinerja bagus dan efektif selama menjadi Menteri BUMN."
"Menteri Erick juga harus mampu mengkomunikasikan kinerja dan capaian kepada berbagai pihak. Termasuk kepada elemen parpol agar dapat diketahui. Sehingga membangun public profiling berdasarkan kinerja nyata saat ini menjadi kunci utamanya."
"Menteri Erick harus bisa membangun leadership branding yang basisnya kinerja. Langkah itu sangat efektif bagi profesional dan teknokrat yang ingin membangun legitimasi,” ungkap Wawan. (RO/S-2)
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved