Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Digital dan Pengamat Media Sosial Menara Digital Anthony Leong menyatakan nama Menteri BUMN yang juga Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang tersebar merata di berbagai provinsi di Indonesia.
Hal ini terlihat berdasarkan analisa big data yang dilakukan oleh Menara Digital terhadap kandidat-kandidat cawapres Indonesia.
Nama Erick Thohir dikatakan dominan di berbagai perbincangan media di banyak provinsi. Termasuk di Jawa Timur (Jatim) di mana pemimpin andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut bersaing dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Baca juga : Duet Prabowo-Erick Kian Banyak Dilirik
"Hasil riset kami juga menganalisa distribusi data provinsi perbincangan netizen terkait keenam kandidat. Posisi data perbincangan Erick Thohir hampir mendominasi di semua provinsi terkecuali di wilayah Provinsi Jawa Timur yaitu Khofifah Indar Parawansa," terang Anthony dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/4).
Secara keseluruhan Erick Thohir menjadi kandidat yang paling sering diperbincangkan oleh netizen jika menyangkut cawapres. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Anthony, Eks Presiden Inter Milan ini memiliki jumlah perbincangan sebanyak 81.106 dari 199.288 data yang dianalisa.
Baca juga : Survei CPCS: Elektabilitas Anjlok, Ganjar Disalip Prabowo
"Total perbincangan netizen dari semua sumber ada sebanyak 199.288 data. Terbanyak pertama diduduki oleh Erick Thohir dengan jumlah perbincangan 81.106,” ujar Anthony.
Seperti diketahui, riset big data dilakukan oleh Menara Digital selama kurun waktu 5 Januari-5 April 2023. Riset big data terbaru dilakukan terkait perbincangan netizen mengenai elektabilitas para cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.
Selama periode analisis tersebut, perbincangan netizen terdapat sebanyak 199.288 data. Di mana mayoritas membicarakan Erick Thohir sebagai cawapres di kontestasi demokrasi 2024 mendatang.
Dalam analisa tersebut, Menara Digital juga menyertakan kandidat cawapres lainnya seperti Sandiaga Uno, Muhaimin Iskandar, Agus Harimurti Yudhoyono, Khofifah Indar Parawansa, dan Susi Pudjiastuti. Namun angka terkuat tetap dipegang oleh Erick Thohir di media sosial.
Jika dikonversi di dalam persentase, Erick Thohir mendominasi dengan 40,6 persen perbincangan di media sosial kemudian disusul oleh Sandiaga Uno 22,5 persen dan ketiga Muhaimin Iskandar 17,3 persen.
Sedangkan di tempat keempat ada nama Agus Harimurti Yudhoyono 9,7 persen, kelima Khofifah Indar Parawansa 9 persen, dan keenam Susi Pudjiastuti 0,9 persen.
"Berdasarkan persentase tersebut Erick Thohir kokoh dipuncak, kemudian disusul Sandiaga Uno," pungkas Anthony. (Z-5)
Ia menekankan bahwa momentum dukungan publik tersebut menjadi bukti bahwa isu lingkungan hidup kini semakin dekat dengan kesadaran generasi digital.
MUTIA Ayu, penyanyi sekaligus istri dari mendiang Glenn Fredly, akhirnya angkat suara usai ramai komentar miring warganet yang menudingnya hidup hanya dari harta peninggalan sang musisi.
Penampilan Hokky Caraka yang dianggap kurang optimal memicu ribuan komentar dari netizen di media sosial.
sebuah program dari Flip yang mengajak masyarakat membaca Al-Qur’an sambil berdonasi untuk guru ngaji.
Ghea Indrawari membuat heboh warganet karena ia mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan penyanyi Justin Bieber memgikuti balik (follow back/follback) Instagram pribadinya.
Kennedy ditembak dari lantai 6 gedung Texas School Book Depository. Si pembunuh menggunakan senapan Carcano Italia 6,5×52 mm M91/38 untuk menembak JFK dari jarak jauh.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved