Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM mencoba menunjukkan bukti telah menembak mati 16 anggota TNI di Distrik Mugi Mam, Nduga, Papua Pegunungan.
Berdasarkan foto yang dikirimkan Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom, para milisi ini memperlihatkan foto kondisi salah satu aparat TNI yang mereka bunuh beberapa waktu lalu.
"Telah dilaporkan oleh Perek Kogeya melalui telepon seluler dan mengatakan bahwa kami sudah tembak 16 anggota TNI itu benar dan bukan hoaks," kata Sebby dalam keterangan tertulisnya, Rabu, (3/5).
Baca juga :
Di sampinhg memperlihatkan korban tentara yang mereka bunuh, foto-foto tersebut memperlihatkan barang-barang milik anggota TNI yang mereka rampas. Barang-barang yang dimaksud terdiri dari sejumlah ponsel, peluru hingga granat.
“Karena itu, silakan pimpinan militer dan polisi boleh menyangkal, tapi kami sampaikan fakta. Oleh karena itu kami cantumkan foto bukti anggota TNI yang kami tembak mati dan juga semua peralatan anggota TNI yang kami rampas," klaimnya.
Baca juga :
Menurut Sebby, pihaknya sengaja menyebarkan foto tersebut agar masyarakat Indonesia tahu kalau TPNPB tidak melakukan pembohongan publik. "Dengan terang-terangan panglima TNI menyembunyikan kematian anggota TNI dan hal ini kami ketahui bahwa mereka panik dan malu karena pasukan elit telah ditembak mati oleh pasukan TPNPB yang memiliki kekuatan alam,” tegasnya.
Sebby menyebutkan, pihaknya mengakui 2 anggota pasukan TPNPB terkena tembakan pasukan TNI. “Satu gugur di tempat atas nama Wisurul Gwijangge dan yang satunya lagi luka luka atas nama, Emepben Gwijangge (dipastikan mereka bersaudara),” pungkasnya. (Che)
PSHK meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS diproses di peradilan umum, bukan militer.
Supremasi hukum harus ditegakkan tanpa harus berkompromi dengan sensitivitas institusional maupun latar belakang korban.
RATUSAN prajurit TNI di bawah komando Kodam XXIV/Mandala Trikora Papua Selatan dipastikan tetap bersiaga di pos masing-masing dan memilih tidak mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah.
KASUS penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus didesak agar dibawa ke peradilan militer karena melibatkan anggota TNI sebagai pelaku.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved