Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Politik Karyono Wibowo menilai pernyataan Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana yang menyebut bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi senjata politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Umum 2024 merupakan ungkapan yang tendensius.
Karyono menyebut, agar tidak terkesan berpihak Denny tentu harus membuktikan pernyataan tersebut. Menurutnya, siapa yang mendalilkan maka dia yang harus membuktikan.
"Hemat saya, pernyataan Denny Indrayana lebih cenderung politis karena terlalu tendensius. Pernyataan tersebut tidak mencerminkan sebagai guru besar hukum tata negara. Pasalnya, Denny lebih kental menggunakan perspektif politik," ujar Karyono dalam keterangan resminya, Selasa (25/4).
Baca juga: Pilpres 2024, Orkestrasi Kekuasaan Jokowi untuk Pertahankan Proyek Mercusuar
Karyono menerangkan, fenomena hukum sebagai instrumen politik kerap menjadi polemik sejak dahulu hingga saat ini. Yang mana hal tersebut biasanya hanyalah persepsi masing-masing pihak, dan terasa sulit untuk dibuktikan kebenarannya.
"Biasanya persepsi tersebut muncul disaat penegak hukum menindak tokoh politik yang terjerat masalah hukum. Apalagi jika penegakan hukum dilakukan pada saat momentum politik, biasanya ditafsirkan secara politis oleh sebagian pihak. Faktanya hal itu sulit dibuktikan bahwa KPK atau penegak hukum lainnya bermain politik," terang Karyono.
Baca juga: Revisi UU KPK Dimanfaatkan Jokowi untuk Pemilu 2024
Namun Demikian, Karyono mengaku sependapat bahwa hukum tidak boleh digunakan sebagai alat atau instrumen politik untuk memukul lawan politik. Karenanya dia meminta KPK dan instrumen penegak hukum lain untuk tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.
"KPK dan penegak hukum lainnya tidak boleh pandang bulu dan tidak boleh berhenti dalam menegakkan hukum walau pada momentum politik tengah berlangsung," tukasnya.
Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan Denny Indrayana mengkritik keterlibatan Presiden Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Denny menyebut Presiden Jokowi menguasai dan menggunakan KPK untuk merangkul kawan dan memukul lawan politik.
Bahkan Denny menyebut Revisi Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada 2019 dimanfaatkan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan KPK sebagai alat politik pada Pemilu 2024. Denny menilai KPK saat ini sudah tidak lagi independen karena berada dalam rumpun kekuasaan eksekutif. (Rif/Z-7)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved