Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Partai NasDem telah melakukan simulasi guna mengetahui sosok yang tepat untuk menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan.
"Kita sudah berdiskusi dan menyimulasikan bagaimana," ujar Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya di Jakarta, Jumat (31/3).
Ia mengatakan banyak tokoh yang telah berdiskusi dan memberi masukkan mengenai bagaimana kriteria yang cocok untuk menjadi pendamping Anies. Bahkan, beberapa diantara mereka juga memberi usulan nama.
Baca juga: Anies Bakal Kerja Keras Rebut Suara di Jateng dan Jatim
"Ada yang menyebutkan nama, ada yang menyebutkan kriteria. Artinya, bahwa kita juga diskusi. Jadi, kita tahu, kalau begini nanti bagaimana," terangnya.
Willy optimistis, dari berbagai masukan yang sudah dihimpun, pencarian figur bakal cawapres yang tepat bagi Anies akan semakin mudah.
Baca juga: Golkar Belum Ada Niat Dukung Anies Baswedan
"Siapa kira-kira yang akan mendampingi mas Anies, baru abis itu kita kerucutkan. Setelah itu kita bahas bersama dan kita laporkan kepada ketua umum partai politik di Koalisi Perubahan untuk Persatuan," ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden ke-12 RI Jusuf Kalla juga berbicara soal kriteria bakal cawapres pendamping Anies Baswedan. Ia enggan mengusulkan figur tertentu. Kalla hanya berpesan bahwa sosok bakal cawapres mesti figur yang mampu mendongkrak perolehan suara.
"Pasti tergantung Pak Anies saja dan partai-partai koalisi mana yang cocok," ucap Kalla usai menghadiri Buka Puasa Bersama NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (25/3) pekan lalu. (Z-11)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved