Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN telah melakukan mengamankan narkotika jenis sabu seberat 149 kilogram (kg) yang berasal dari jaringan Malaysia-Aceh.
Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Krisno Siregar mengungkapkan bahwa narkotika yang akan diedarkan di wilayah Malaysia, dikemas dalam kemasan teh cina.
"Di hadapan kita tergelar sebanyak 149 kg narkotika jenis sabu dengan kemasan teh cina," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (25/1).
Baca juga: BNN Aceh Lakukan Tes Narkoba pada Sopir Bus AKAP
Selain berhasil mengamankan barang bukti sabu dengan berat 149 kg, Polri juga mengamankan enam orang tersangka dalam kasus tersebut.
"Pada Minggu (22/1) lalu, tim gabungan berhasil menangkap lima pelaku. Setelah ditelusuri, lima orang tersangka dikendalikan oleh satu tersangka di Depok, Jawa Barat," jelas Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.
Baca juga: Polisi Buru Dua Pemasok Ganja dan Sabu ke Aktor Revaldo
Adapun tersangka yang sudah diamankan, yakni Burhanudin, Mustaqiem, Jufri Ismail Zulkarnaini, Yusda dan Tarmizi. Diketahui, tersangka bernama Tarmizi yang diamankan di Depok, dikendalikan oleh seseorang berinisial Mister X.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Mister X tersebut berada di Malaysia. "Dari informasi yang didapat, satu tersangka yang dari Depok ini ternyata dikendalikan Mister X, yang berada di Malaysia," imbuhnya.(OL-11)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Diketahui, dalam proses penyelidikan penyidik telah memeriksa pelapor dan saksi dari pelapor. Kemudian, memeriksa ahli. Total ada enam laporan masuk terhadap Pandji di Polda Metro Jaya.
Dari lima laporan yang masuk salah satu di antaranya dilayangkan oleh Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus Aliansi Pemuda Muhammadiyahh, Rizki Abdul Rahman Wahid.
Total, sudah ada tiga Kajari dijemput untuk diperiksa Kejagung.
Dude merupakan brand ambassador PT DSI. Maka itu, penyidik perlu mendengarkan keterangan suami artis Alyssa Soebandono itu.
Setiap tahun, deretan pejabat publik terjerat kasus hukum. Sistem hukum dan birokrasi sering kali gagal membedakan antara kesalahan administratif dan kejahatan yang disengaja.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Sifat rekomendasi tersebut cenderung konvensional dan sudah umum dikenal dalam diskursus reformasi kepolisian di Indonesia.
Komitmen tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved