Rabu 18 Januari 2023, 15:45 WIB

Jaksa Ungkap Hal yang Meringankan Tuntutan Putri Candrawathi: Bersikap Sopan

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Jaksa Ungkap Hal yang Meringankan Tuntutan Putri Candrawathi: Bersikap Sopan

MI/Moh Irfan
Putri Candrawathi, salah satu terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat.

 

PUTRI Candrawathi dituntut 8 tahun penjara terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Tuntutan tersebut disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Jaksa menyebut Putri terbukti bersalah melakukan tindak pidana dan turut serta melakukan pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu, sebagaimana diatur dalam dakwaan primer Pasal 340 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

"Menjatuhkan Putri Candrawathi dengan pidana penjara selama 8 tahun, dipotong masa tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan," jelas tim JPU, Rabu (18/1).

Baca juga: Ayah Yosua Kecewa Jaksa Cuma Tuntut Putri Candrawathi 8 Tahun Bui

Lebih lanjut, jaksa mengungkapkan hal yang meringankan Putri. Salah satunya, bersikap sopan selama menjalani persidangan. "Hal yang meringankan Putri ialah belum pernah dihukum dan bereprilaku sopan di persidangan," imbuhnya.

Namun, ada hal yang memberatkan tuntutan Putri. Di antaranya, perbuatan yang telah menghilangkan nyawa Brigadir Yosua. Putri juga dinilai berbelit dan tidak mengakui perbuatannya.

Selain itu, Putri tidak memberikan keterangan di persidangan dan tidak menyesali perbuatannya. Selanjutnya, akibat perbuatannya, Putri menimbulkan kegelisahan dan kegaduhan di masyarakat.

Baca juga: Tidak Alasan Pembenar dan Alasan Pemaaf Bagi Tuntutan Ferdy Sambo

Setelah jaksa membacakan tuntutan tersebut, Putri tampak memicingkan mata dan menunduk. Sedangkan pengunjung di ruang sidang berteriak. Ruang sidang menjadi riuh setelah tuntutan jaksa dibacakan.

Hakim kemudian meminta pengunjung sidang untuk diam, atau akan dikeluarkan dari ruang persidangan jika tidak menurut. Menanggapi tuntutan tersebut, penasihat hukum Putri, Arman Hanis, meminta waktu selama dua pekan untuk mengajukan nota pembelaan dari terdakwa maupun dari penasihat hukum.

Namun, hakim hanya memberikan waktu satu minggu seperti terdakwa lainnya. "Kami berikan waktu seminggu kepada penasihat hukum," tegas hakim.(OL-11)

Baca Juga

Medcom/Anggi Tondi Martaon.

Digoda PKS, Golkar: Kita masih Konsisten dengan KIB

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Selasa 07 Februari 2023, 21:47 WIB
Apalagi, Ace mengklaim KIB bakal bertambah besar. Soalnya, ada partai lain yang...
Medcom/Anggi Tondi Martaon.

PKS Rayu Golkar Gabung Koalisi Perubahan melalui Pantun

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Selasa 07 Februari 2023, 21:42 WIB
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merayu Partai Golkar merapat ke bakal Koalisi Perubahan. Ajakan disampaikan melalui...
Antara/Aprillio Akbar.

Isu Utang Pilkada 2017, Sandiaga Disebut sudah Ikhlas

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Selasa 07 Februari 2023, 21:34 WIB
Menurut mantan Wakil Menteri ATR/ BPN itu, Sandiaga Uno sudah menyatakan ikhlas dan tidak mau memperpanjang persoalan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya