Rabu 11 Januari 2023, 23:19 WIB

Kondisi Kesehatan Lukas Enembe Stabil

Widhoroso | Politik dan Hukum
Kondisi Kesehatan Lukas Enembe Stabil

DOK MI
Gubernur Papua, Lukas Enembe

 

KEPALA Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Albertus Budi Sulistya mengatakan kondisi kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe (LE) saat ini dalam keadaan stabil.

"Dari hasil pemeriksaan oleh tim dokter kesehatan, beliau lebih baik dibandingkan dengan tadi malam dan dalam kondisi stabil," kata Albertus saat jumpa pers di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/1) seperti dipantau dari YouTube KPK RI.

Sebelumnya, KPK menangkap Lukas Enembe di Jayapura, mPapua, Selasa (10/1). KPK kemudian membawa Lukas Enembe ke Jakarta setelah transit di Manado, Sulawesi Utara. Setibanya di Jakarta, Selasa (10/1) malam, Lukas Enembe kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto.

Lebih lanjut, Albertus menjelaskan Lukas Enembe tiba di RSPAD pada Selasa (10/1) pukul 21.48 WIB untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan pemeriksaan tim dokter, Lukas Enembe perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"LE masuk di Paviliun Kartika RSPAD pukul 21.48 WIB. Kemudian tim dokter memeriksa tuan LE dan mendapatkan adanya kondisi kesehatan yang perlu penanganan dan juga tindak lanjut untuk LE," jelas Albertus.

KPK telah menetapkan Lukas Enembe bersama Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka (RL) sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua. RL diduga menyerahkan uang kepada Lukas Enembe dengan jumlah sekitar Rp1 miliar setelah terpilih mengerjakan tiga proyek infrastruktur di Pemprov Papua, yakni proyek multiyears peningkatan jalan Entrop-Hamadi dengan nilai proyek Rp14,8 miliar, proyek multiyears rehab sarana dan prasarana penunjang PAUD Integrasi dengan nilai proyek Rp13,3 miliar, dan proyek multiyears penataan lingkungan venuemenembak outdoor AURI dengan nilai proyek Rp12,9 miliar.

KPK menduga Lukas Enembe juga telah menerima pemberian lain sebagai gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya, di mana berdasarkan bukti permulaan sejauh ini berjumlah sekitar Rp10 miliar. Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan Lukas Enembe selama 20 hari ke depan hingga 30 Januari 2023. (Ant/OL-15)

Baca Juga

MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE

Mahfud Sebut OTT Pengaruhi Penurunan Nilai Indeks Korupsi

👤Putra Ananda 🕔Rabu 01 Februari 2023, 13:35 WIB
Mahfud mengaku terpukul skor IPK Indonesia turun drastis menjadi 34 poin dari tahun sebelumnya. Angka ini merupakan angka terendah sejak...
Dok MI

Respons Protes PBNU, SAS Institute: Warga NU Berdiaspora Politik

👤Mediainonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 13:29 WIB
Sekretaris Eksekutif SAS Institute, Abi Rekso berpandangan, NU merupakan organisasi bangsa yang telah berdiaspora pada lintas...
Tangkapan layar/ANTARA/Putu Indah Savitri

Jadi Macan Ompong, Posisi Inspektorat Daerah Perlu Dikaji

👤 Tri Subarkah 🕔Rabu 01 Februari 2023, 12:49 WIB
Peran dan posisi inspektorat daerah perlu dikaji ulang sebagaimana usulan Jaksa Agung Sanitiar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya