Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia angkat bicara soal pernyataan Megawati Soekarnoputri yang menyebut kasihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika tanpa PDIP. Golkar menilai pernyatan tersebut merupakan sikap orang tua kepada anaknya.
"Saya kira Ibu Megawati menganggap Pak Jokowi bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan, dan itu lebih kepada sikap orang tua yang sekarang melihat kadernya yang sudah memimpin dari dua periode," ujar Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia di Gedung DPR Senayan, Rabu (11/12023).
Namun ia meyakini sosok Jokowi terbentuk bukan hanya dari satu partai saja melainkan karena adanya perjuangan dari partai politik pendukung Jokowi yang semua elemennya berkontribusi menempatkan Jokowi hingga berada di posisi saat ini.
"Tetapi saya kira sebagai partai politik yang sama-sama memperjuangkan Pak Jokowi tentu semua elemen memiliki kontribusi hingga menempatkan posisi Jokowi seperti sekarang ini," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Ketua DPP NasDem Willy Aditya menilai ungkapan Megawati yang menyebut Jokowi kasihan dan bukan apa-apa tanpa PDIP adalah sebuah keniscayaan.
Menurutnya, sesama partai koalisi pendukung Jokowi dalam pilpres sebelumnya harus saling membanggakan dan saling mengapresiasi atas kinerja bersama membentuk sosok Jokowi yang hadir sebagai partisipasi kehadiran publik.
Willy mengingatkan bahwa saat pendukung Jokowi dibentuk koalisi tersebut adalah Liga Indonesia dan bukan Liga Menteng semata. "Artinya keberadaan masing-masing partai koalisi memiliki peran yang penting dalam membangun sosok Jokowi," kata Willy.
Sebelumnya Megawati Soekarnoputri berbicara mengenai peran penting PDIP bagi Presiden Jokowi. Megawati mengaku mengawal Jokowi sejak sebelum menjadi presiden.
Hal itu disampaikan Megawati dalam acara peringatan HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1). Megawati mulanya menyinggung soal program stunting yang diinisiasi PDIP lalu membahas soal dukungan PDIP mengawal Jokowi di pemerintahan.
"Pak Jokowi itu ya ngono loh, mentang-mentang. Lah iya padahal Pak Jokowi kalau nggak ada PDI Perjuangan juga duh kasihan dah," kata Megawati. (Mhd/A-3)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Profil lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo. Simak rekam jejak karier Panglima TNI ke-16, pemikiran Proxy War, hingga peran di gerakan KAMI.
Relawan Jokowi mengklaim Presiden Jokowi telah memaafkan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Polisi diminta mempertimbangkan pencabutan status tersangka.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Proyek Monorel Jakarta merupakan salah satu proyek transportasi publik paling kontroversial dalam sejarah pembangunan Ibu Kota.
KETUA Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh kader partainya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
KETUA Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri menolak pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto dirasa sangat disayangkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved