Kamis 17 November 2022, 17:57 WIB

PT Yarindo dan PT Universal Tersangka Kasus Obat Sirop Cemaran EG-DEG

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
PT Yarindo dan PT Universal Tersangka Kasus Obat Sirop Cemaran EG-DEG

Antara
Potret petugas menyita obat sirop yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut.

 

KEPALA Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Penny K. Lukito mengungkapkan dua industri farmasi produsen obat sirop ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus cemaran obat sirop mengandung zat Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).

Kedua industri farmasi tersebut, yakni PT Yarindo Farmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries. Sementara, terhadap PT Ciubros Farma masih dilakukan proses penyidikan untuk pemeriksaan saksi dan ahli. Kemudian, segera dilakukan penetapan tersangka.

Baca juga: Dua Korporasi Jadi Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut

"PT Samco Farma Badan POM berproses untuk investigasi dan pendalaman informasi untuk segera menetapkan tersangka. Penyidikan terhadap sarana produksi PT Afi Farma dan CV Samudra Chemical telah berproses bersama Badan POM dan kepolisian," jelas Penny dalam konferensi pers, Kamis (17/11).

Badan POM telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Kejaksaan Agung untuk mendukung kelancaran proses penindakan dan penegakan hukum. Sehingga, penindakan tersebut dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan.

Terkait cemaran EG dan DEG, Penny mengatakan ada industri farmasi dalam satu batch memiliki 3 drum bahan baku obat sirop 2. Di antaranya, telah memenuhi standar kadar EG dan DEG hanya 0,1% maksimum dan 1 drum lagi melebihi batas.

Baca juga: Bareskrim Polri Periksa 41 Saksi Terkait Gagal Ginjal Akut

"Jadi ini menunjukkan bahwa memang harus dicek satu persatu," tutur Penny.

Menurutnya, kasus yang berujung pada gangguan ginjal akut pada anak, merupakan kejahatan obat yang dilakukan oleh sebagian kecil dari industri farmasi.

"Karena kelalaiannya, tidak melakukan langkah-langkah untuk pemastian mutu dan tetap melanggar sanksi administrasi, yang diteruskan sanksi pidana," pungkasnya.(OL-11)

Baca Juga

Dispenal

Penunjukkan Yudo Margono Dinilai sebagai Upaya Pemenuhan Janji Politik Jokowi

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Rabu 30 November 2022, 22:21 WIB
Penunjukkan Yudo Margono dinilai sebagai upaya pemenuhan janji politik menjadikan Indonesia sebagai poros maritim...
MI/Adam Dwi

MK Tolak Permohonan Advokat Soal Saksi Dapat Pendampingan Hukum

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 30 November 2022, 21:06 WIB
MK menegaskan pendampingan saksi oleh penasihat hukum (advokat) dalam pemeriksaan perkara pidana penting. Namun, materi dimaksud tidak...
MI/HO

KPK Ajak Perguruan Tinggi Rumuskan Kebijakan Antikorupsi Lewat ACS

👤Mediaindonesia com 🕔Rabu 30 November 2022, 20:59 WIB
Sebab, pendidikan adalah kunci dalam pembangunan sumber daya manusia berkarakter dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya