Jumat 28 Oktober 2022, 20:48 WIB

Kapolri: Stop Ghosting Laporan Masyarakat

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
Kapolri: Stop Ghosting Laporan Masyarakat

Antara
Kapolri Listyo Sigit Prabowo

 

KAPOLRI Jendral Listyo Sigit Prabowo mengarahkan kepada jajaranya untuk merespon laporan masyarakat dengan benar. Hal tersebut juga termasuk saat menanggapi masyarakat yang hendak menanyakan tindak lanjut laporan mereka yang telah masuk.

"Di telpon, telponnya di reject. Di telepon, diangkat, kita marah-marah. Kesan pelapor terhadap kita menjadi semakin negatif. Jadi kalau bahasa gaulnya itu jangan ghosting," ujar Sigit dikutip melalui akun Instagramnya @listyosigitprabowo, Jumat (28/10).

Sigit mengatakan bahwa merespon hal tersebut dengan transparan merupakan bukti dari kesungguhan Kepolisian dalam menangani laporan masyarakat.

"Menunjukkan kesungguhan dalam memberikan pelayanan harus bisa dijelaskan secara transparan dan rasional, dan memenuhi logika publik," katanya.

"Ini yang harus rekan-rekan lakukan. Karena dari keempat strategi tersebut, maka yang berkorelasi terhadap peningkatan kepercayaan publik adalah procedural justice," tambah Sigit.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan bahwa wajar jika masyarakat acap kali menghubungi penyidik dengan tujuan menanyakan perkembangan laporan maupun pengaduan yang dibuat oleh mereka.

"Karena memang masyarakat mengharapkan ada progress, ada langkah-langkah lanjut," ujarnya.

Ditambah lagi dengan munculnya stigma masyarajat yang mengatakan adanya tebang pilih laporan yang ditangani oleh Kepolisian.

"Kecenderungan dari rekan-rekan, karena menerima laporan banyak, menerima pengaduan banyak, sehingga kemudian lebih mementingkan yang menjadi prioritas. Meninggalkan hal-hal yang mungkin rekan-rekan anggap itu tidak prioritas," sebut Sigit.

Baca juga: Diadukan soal Penyelewengan Anggaran, Anggota DPR Lapor Polisi

"Tapi itu penting buat masyarakat yang melapor. Akhirnya terjadi sumbatan komunikasi, rekan-rekan menghindar, tidak mau menemui, sehingga kemudian kesan publik, kesan pelapor terhadap kita menjadi semakin negatif. Jadi kalau bahasa gaulnya itu jangan ghosting," imbuhnya.

Sigit pun mengimbau kepada seluruh jajarannya dalam menghadapi masalah dengan prosedur yang berlaku supaya masyarakat mendapatkan informasi dengan baik.

"Sehingga tentunya tidak semuanya kita lakukan tapi, terkait dengan kesulitan- kesulitan tersebut dikomunikasikan. Sehingga kemudian masyarakat bisa memahami dan saling mengerti dan kemudian. Kita bisa saling melengkapi," paparnya.

Lebih tegas, Sigit mengatakan supaya tidak ada lagi anggota Kepolisian yang menolak telepon dari masyarakat atau marah-marah saat dihubungi.

"Jelaskan jangan kemudian malah ditinggal pergi. Ditelpon telponnya di rijek, di telpon telponnya diangkat kita marah- marah jadi hal-hal seperti itu tolong dihilangkan. Jadi biasakan untuk rekan –rekan jangan menghindar dari hal-hal tersebut," pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Wapres: Pesantren Jangan Jadi Beban untuk Masyarakat

👤Emir Chairullah 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:46 WIB
Dengan persebaran pesantren yang luas hingga ke seluruh Indonesia, fungsi pemberdayaan ini harus semakin...
Antara/Ampelsa.

Bersama Ribuan Warga Aceh, Anies Baswedan Ajak Jaga Perdamaian

👤Andromeda Arizal Fathano 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 12:40 WIB
Antusiasme masyarakat Banda Aceh menyambut kedatangan Anies Baswedan, capres NasDem di Pemilu 2024, sangat...
Ist/DPR

Komisi I DPR RI Setujui Pengangkatan Yudo Margono sebagai Panglima TNI

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 10:41 WIB
Komisi I DPR RI menyetujui pemberhentian Jenderal TNI Andika Perkasa dan Pengangkatan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya