Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo optimistis akhir tahun ini institusi Polri mampu meraih kembali kepercayaan publik dengan adanya dukungan yang diberikan para purnawirawan dan mantan kapolri.
“Dan harapan kami akhir tahun kami bisa segera angkat. Yang kami bisa segera lakukan adalah mendengarkan apa yang sekarang ini masih dirasakan masyarakat menjadi hal-hal yang harus kami perbaiki dan itu tentunya yang terus kami lakukan sehingga posisi Polri bisa kembali seperti sebelumnya," kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, hari ini.
Kapolri mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh sejumlah mantan kapolri dan purnawirawan Polri kepada dirinya beserta jajaran kepolisian sebagai generasi penerus Korps Bhayangkara.
Sigit beserta pejabat utama Polri menerima kedatangan tujuh mantan kapolri dan sejumlah purnawirawan dalam rangka memberikan dukungan moril untuk institusi Polri pada Kamis (27/10).
Para purnawirawan yang hadir dalam pertemuan tersebut, yakni Jenderal Pol (Purn) Bambang Hendarso Danuri, Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi, Jenderal Pol (Purn) Chaerudin Ismail, Jenderal Pol (Purn) Tan Sri Dai Bachtiar, Jenderal Pol (Purn) Soetanto, Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo, dan Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti.
Kemudian para purnawirawan, Komjen Pol (Purn) Makbul Padmanagara, Komjen Pol (Purn) Togar M Sianipar, Irjen Pol (Purn) Soenarko Danu Ardanto, Irjen Pol (Purn) H Suedi Husein, dan Irjen Pol (Purn) E Winarto Hadiwasito.
Dalam kunjungan tersebut, para purnawirawan memberikan masukan dan pokok-pokok pemikiran kepada Kapolri dan pejabat utama untuk masa depan institusi Polri.
Baca juga: Kapolri Mengapresiasi Dukungan Purnawirawan Jenderal ke Para Juniornya
“Terima kasih pak atas dukungan moril pada kami semua. Dan kami adik-adik bapak sangat senang, yang tentunya akan memperkaya kami dalam melakukan langkah-langkah kebijakan baik jangka pendek ataupun jangka menengah," kata Sigit.
Mantan Kadiv Propam Polri itu menyebutkan untuk mengembalikan kepercayaan publik, untuk saat ini, dirinya beserta jajaran Polri juga telah menyiapkan strategi-strategi untuk terus membawa Korps Bhayangkara menjadi lebih baik lagi. Semua langkah itu dilakukan demi kecintaan dan kebaikan terhadap institusi.
Menurut Sigit, hal itu dilakukan, dengan mendengarkan dan menyerap seluruh aspirasi berbagai pihak, demi mewujudkan sosok polisi yang diharapkan dan dicintai oleh seluruh masyarakat.
Sigit menegaskan, dukungan moril dari para senior Polri ini akan sampaikan kepada seluruh jajaran Polri, baik pejabat utama, kapolda, kapolres, dan kapolsek, soal adanya dukungan moril dari para senior yang masih peduli dan mencintai organisasi Polri.
"Seluruh pejabat utama, seluruh kapolda yang tentunya nanti akan kami sampaikan dan sampai dengan tingkat polsek bahwa masih ada senior-senior kami di PP Polri yang sangat peduli dan tentunya selalu menjaga institusi Polri," ujar Sigit.
Sebelumnya, tujuh mantan kapolri dan sejumlah purnawirawan Polri memberikan dukungan moril kepada Kapolri dan jajaran untuk bisa membawa institusi Polri lebih baik lagi.
Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri meyakini bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mampu meraih lagi tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap institusi Polri.
"Tetapi Insya Allah dengan apa yang disampaikan Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) tadi bahwa langkah konkret sedang dan dalam dilaksanakan oleh Polri di seluruh Indonesia. Mulai dari Mabes Polri hingga tingkat polsek,” ujar Bambang.
Senada, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tan Sri Dai Bachtiar menyampaikan, saat bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan pejabat utama Mabes Polri lainnya sudah mendapatkan paparan soal langkah konkret untuk mengimplementasikan arahan dari Presiden Jokowi terhadap institusi Polri.
"Kami pun mengikuti, bahwa perhatian yang cukup besar dari pimpinan tertinggi Polri yaitu bapak Presiden harus dijadikan acuan untuk segera dijabarkan atau diimplementasikan di lapangan. Dan kami sudah mendengar, apa yang telah dan akan dilakukan oleh Polri sebagai bentuk implementasi dari arahan dari Bapak Presiden," ujar Da'i Bachtiar.(Ant/OL-4)
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved