Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT anggota kepolisian yang terlibat kasus peredaran narkoba bersama eks Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa, dicopot dari jabatannya.
Rinciannya, eks Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawira Negara, Kapolsek Kalibaru Kompol Kasranto, anggota Polsek Tanjung Priuk Aiptu Janto Situmorang dan anggota Polres Metro Jakbar Aipda Achmad Darwawan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan bahwa empat polisi yang terlibat dalam kasus tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka juga telah dinonjobkan atau dicopot dari jabatan.
Baca juga: Penyidik Polda Metro Periksa Irjen Teddy di Mabes Polri
"Sudah nonjob semua. Anggota Polrinya kan kalau sama pak TM, jadi lima orang," ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (17/10).
Lebih lanjut, dia menyebut empat polisi tersebut sedang menjalani penempatan khusus (patsus) di Polda Metro Jaya. Sementara, Irjen Teddy ditempatkan di tempat khusus Divpropam Polri. Keempat polisi juga terancam dipecat tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri.
"Bahkan, pimpinanan Polda sudah secara tegas mengatakan bahwa proses kode etik dengan ancaman PTDH," pungkas Endra.
Baca juga: Sambo Juga Didakwa "Otaki" kasus Obstruction of Justice
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Irjen Teddy sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram (kg). Penetapan tersangka Irjen Teddy dilakukam setelah dilakukan gelar perkara.
Irjen Teddy terbukti sudah mengedarkan narkoba jenis sabu hasil dari pengungkapan kasus narkoba di Polres Bukittinggi, Sumatera Barat. Irjen Teddy mengambil barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 5 kg sebelum dimusnahkan.
Seharusnya, barang bukti sabu tersebut seberat 41 kilogram. Akan tetapi, Irjen Teddy memerintahkan AKBP D untuk mengambil barang bukti sabu sebanyak 5 kg.(OL-11)
BNN berhasil menangkap Dewi Astutik alias Mami, buronan narkotika internasional, di Kamboja. Simak kronologi penangkapan dan peranannya dalam jaringan narkoba
BNN mengungkap peran besar Dewi Astutik dalam jejaring narkoba internasional Golden Triangle dan keterkaitannya dengan Fredy Pratama. Dewi ditangkap di Kamboja
Kronologi lengkap penangkapan Dewi Astutik, buronan internasional kasus dua ton sabu. BNN dan BAIS TNI menangkap pelaku di Kamboja melalui operasi gabungan lintas negara.
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
POLISI berhasil menggagalkan peredaran narkoba berupa hampir setengah ton sabu di tiga daerah di Sumatra Utara (Sumut) dalam waktu delapan bulan.
KANWIL Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY bersama Polda DIY berhasil mengungkap tindak pidana narkotika jenis sabu jaringan narkoba internasional Malaysia-Indonesia.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Diketahui, dalam proses penyelidikan penyidik telah memeriksa pelapor dan saksi dari pelapor. Kemudian, memeriksa ahli. Total ada enam laporan masuk terhadap Pandji di Polda Metro Jaya.
Dari lima laporan yang masuk salah satu di antaranya dilayangkan oleh Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus Aliansi Pemuda Muhammadiyahh, Rizki Abdul Rahman Wahid.
Total, sudah ada tiga Kajari dijemput untuk diperiksa Kejagung.
Dude merupakan brand ambassador PT DSI. Maka itu, penyidik perlu mendengarkan keterangan suami artis Alyssa Soebandono itu.
Setiap tahun, deretan pejabat publik terjerat kasus hukum. Sistem hukum dan birokrasi sering kali gagal membedakan antara kesalahan administratif dan kejahatan yang disengaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved