Kamis 18 Agustus 2022, 12:30 WIB

KPK Berpeluang Seret Pihak Lain dari Kasus Surya Darmadi

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
KPK Berpeluang Seret Pihak Lain dari Kasus Surya Darmadi

Antara
Pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang menyeret pihak lain dari kasus dugaan rasuah yang menjerat pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi (SD). Namun, Lembaga Antikorupsi terlebih dahulu akan menggali keterangan kepada Surya Darmadi

"Nanti berdasarkan keterangan si SD itu, keterangan dia, apakah menyebutkan saksi, apa keterlibatan orang-orang lain, apa gimana," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (18/8).

Alex mengatakan penyidik akan terlebih dahulu mendalami keterangan dari Surya Darmadi dan memanggil pihak yang disebut. Pihak yang disebut akan diselidiki dan dipanggil dengan kapasitas sebagai saksi.

Ia menekankan KPK juga akan selektif memanggil saksi. Penyidik akan memeriksa saksi yang memiliki keterkaitan kuat dengan perkara.

"Kalau kita memeriksa saksi itu kan semuanya bergantung pada kecukupan alat bukti. Jangan sampe misalnya dia menyebutkan A, hanya dia sendiri, ngapain juga kita panggil A itu," kata Alex.

Baca juga: KPK Bakal Periksa Surya Darmadi di Kejaksaan Agung

Surya Darmadi terjerat kasus korupsi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada Kementerian Kehutanan oleh PT Duta Palma Group. Lembaga Antirasuah itu menetapkan empat tersangka. Yakni eks Legal Manager PT Duta Palma Group, Suheri Terta; Pemilik Darmex Group atau PT Duta Palma, Surya Darmadi.

Kasus ini merupakan pengembangan dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) pada 2014. Dalam OTT tersebut, KPK menetapkan Gubernur Riau 2014-2019 Annas Maamun dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung sebagai tersangka.

Sementara, Kejaksaan Agung menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka kasus penyerobotan lahan seluas 37.095 hektare di Riau. Surya Darmadi diduga merugikan keuangan negara sejumlah Rp78 triliun.

Ia sempat berstatus buron. Kemudian pulang ke Indonesia dan langsung ditahan oleh Kejaksaan Agung pada Senin, 15 Agustus 2022. (P-5)
 

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

KPK: Klaim Tambang Emas Lukas Enembe Tak Hentikan Perkara

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 27 September 2022, 15:04 WIB
Nawawi menilai kubu Lukas salah kamar saat koar-koar aliran dananya berasal dari tambang emas. Pasalnya, kasus Lukas masih di tahap...
Ist

Keluarga Besar FKPPI Pegang Prinsip Keberagaman dan Loyal pada Pancasila

👤mediaindonsia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 14:27 WIB
Pontjo Sutowo menegaskan kembali sikap dasar FKPPI yang menerima keberagaman (pluralitas) untuk hidup secara harmoni pada tatanan...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Diisukan Bakal Dipenjara, Anies Acungkan Jempol

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Selasa 27 September 2022, 14:13 WIB
Anies hanya sedikit tersenyum dan mengacungkan jempol menanggapi pertanyaan itu. Kemudian Anies tampak membuang muka kepada wartawan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya