Kamis 11 Agustus 2022, 16:14 WIB

Kabareskrim dan Kadiv Humas Kompak tidak Mau Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J

Khoerun Nadif Rahmat | Politik dan Hukum
Kabareskrim dan Kadiv Humas Kompak tidak Mau Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J

Antara
Ibu almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J melihat makam anaknya di Jambi.

 

KADIV Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengampil sikap senada dengan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto terkait motif penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Seperti Agus, Dedi juga enggan mengungkapkan alasan Irjen Ferdy Sambo menghabisi anak buahnya, yakni Brigadir J. Hingga saat ini, belum diketahui dengan jelas terkait motif dari aksi keji tersebut.

"Untuk motif ini, Kabareskrim menyampaikan harus menjaga perasaan dua pihak. Baik dari pihak Brigadir Yosua maupun pihak dari saudara FS," jelas Dedi kepada awak media, Kamis (11/8).

Baca juga: Hasil Autopsi Kedua Brigadir J Akan Segera Disampaikan ke Publik

Lebih lanjut, dia menyinggung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD, bahwa ada isu sensitif di balik kasus kematian Brigadir J. "Pak Menkopolhukam sudah menyampaikan, karena ini masalah sensitif, nanti dibuka di persidangan," imbuhnya.

Bagi Dedi, isu yang dianggapnya sensitif ini akan menimbulkan kesan yang berbeda-beda. Dalam hal ini, jika dikonsumsi oleh publik sekarang.

"Di persidangan silakan, kalau dikonsumsi ke publik, nanti timbul image yang berbeda-berbeda," pungkasnya.

Baca juga: Kabareskrim Ogah Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J karena Jaga Perasaan

Saat ditanya mengenai apakah isu sentif itu merupakan sebuah perzinahan atau perselingkuhan, Dedi tetap enggan menanggapi. "Nanti itu dipersidangan," imbuh dia.

Sebelumnya, Kabareskrim enggan membuka motif pembunuhan Brigadir J. Dirinya beralasan ingin menjaga perasaan semua pihak, baik pelaku maupun korban.

"Untuk menjaga perasaan semua pihak biarlah jadi konsumsi penyidik," tutur Agus.(OL-11)

 

 

Baca Juga

MI/ Haryanto

Duet Ganjar-Erick Dinilai Punya Kans Besar di Pilpres 2024

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 13:08 WIB
Ia menambahkan, Ganjar dan Erick Thohir memiliki irisan basis massa yang berbeda sehingga memberi dampak...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Pergantian Lili Pintauli Mulai Diproses DPR

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Selasa 27 September 2022, 11:47 WIB
Adapun calon pengganti Lili yaitu I Nyoman Wara dan Johanis Tanak. Pemilihan pengganti Lili akan dilakukan Komisi III DPR sebagai mitra...
MI/Marcel Kelen

SBY Diminta Turun Tangan Bujuk Lukas Enembe Hadiri Pemeriksaan KPK

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 27 September 2022, 11:36 WIB
Bantuan dari Partai Demokrat diyakini bisa membuat Lukas luluh mau diperiksa Lembaga Antikorupsi di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya