Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Pria Bersenjata Tewas Ditembak Pasukan Pengaman Presiden di Mar-a-Lago Trump

Thalatie K Yani
23/2/2026 04:26
Pria Bersenjata Tewas Ditembak Pasukan Pengaman Presiden di Mar-a-Lago Trump
Mar-a-Lago, Florida. (Media Sosial X)

KEAMANAN di kediaman Presiden AS Donald Trump, Mar-a-Lago, kembali menjadi sorotan. Seorang pria bersenjata dilaporkan tewas ditembak agen Secret Service setelah nekat menerobos perimeter aman properti mewah di Florida tersebut, Minggu (22/2) dini hari waktu setempat.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 01.30 ET, saat Presiden Trump diketahui sedang berada di Washington DC. Pihak berwenang mengidentifikasi tersangka sebagai Austin T. Martin, pria asal Cameron, Carolina Utara, yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya pada hari Sabtu.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan resmi, Martin terlihat di gerbang utara properti Mar-a-Lago dengan membawa sebuah senapan jenis shotgun dan jeriken bahan bakar. Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, melalui unggahan di media sosial X, mengonfirmasi agen melepaskan tembakan setelah melihat tersangka "memasuki perimeter aman secara ilegal".

Sheriff Palm Beach County, Ric Bradshaw, menjelaskan dalam konferensi pers, petugas sempat memberikan peringatan keras sebelum tindakan tegas diambil.

"Satu-satunya kata yang kami katakan kepadanya adalah 'jatuhkan barang-barang itu', yang berarti jeriken gas dan shotgun tersebut," ujar Bradshaw.

Namun, alih-alih menyerah, tersangka justru menunjukkan gelagat mengancam. "Pada saat itu ia meletakkan jeriken gas, lalu mengangkat shotgun ke posisi siap menembak," tambah Bradshaw. Petugas kemudian melepaskan tembakan untuk melumpuhkan ancaman tersebut.

Investigasi dan Keamanan Ketat

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki apakah senjata yang dibawa tersangka dalam kondisi terisi peluru. FBI turut membantu proses investigasi, termasuk menelusuri dugaan bahwa tersangka membeli senjata tersebut dalam perjalanan darat dari Carolina Utara menuju Florida.

Beruntung, tidak ada petugas penegak hukum yang terluka dalam insiden ini. Seluruh petugas yang terlibat dilaporkan mengenakan kamera tubuh (body camera) yang akan menjadi bukti penting dalam penyelidikan.

Rentetan Ancaman Terhadap Trump

Peristiwa ini menambah daftar panjang ancaman keamanan terhadap Donald Trump. Pada Juli 2024, Trump sempat terluka di bagian telinga akibat penembakan saat berkampanye di Butler, Pennsylvania.

Beberapa bulan setelahnya, seorang pria bernama Ryan Routh juga ditangkap setelah terlihat mengarahkan senapan dari balik semak-semak di Trump International Golf Club. Routh baru saja dijatuhi hukuman penjara seumur hidup awal bulan ini atas percobaan pembunuhan tersebut.

Saat ini, pengamanan di Mar-a-Lago tetap diberlakukan secara berlapis, melibatkan koordinasi antara kepolisian lokal dan Secret Service dengan pemeriksaan ketat terhadap setiap pengunjung dan kendaraan yang melintas. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya