Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ERA kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai semakin mewujudkan nilai Pancasila yang lebih baik bagi masyarakat. Hal itu mampu memperkuat bangsa dalam menghadapi pelbagai tantangan global.
Demikian disampaikan langsung Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dengan tema Pancasila dalam Era Globalisasi Demi Menciptakan Pemimpin dalam Indonesia Emas 2045 di Universitas Trisakti.
Ia mengatakan masa pemerintahan Jokowi pada priode kedua ini begitu aktif mendorong masyarakat untuk dapat menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hasilnya terlihat dengan semakin kuatnya persatuan di masyarakat.
Ia menilai Pancasila sebagai satu pedoman negara harus benar-benar teraplikasi sebagai sebuah konsep dasar negara yang sangat mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam upaya membangun bangsa.
"(Penerapan Pancasila) menjadi lebih baik. Karena Pancasila itukan idealisasi dari sesuatu yang kita anggap penting dan mulia sebagai dasar negara," ujar Rizal.
Para pendiri bangsa, sambung Rizal, membentuk Pancasila untuk menjadi pedoma hidup masyarat. Agar dalam perjalanan kehidupan sesuai dengan norma-norma kebaikan, kesetaraan, serta sosial meski hidup dalam balutan perbedaan.
Atas dasar itulah, dia menlihat, komitmen pemerintahan Jokowi telah bergerak ke arah yang benar. Ia berharap kondisi kondusif seperti sekarang ini dapat terus teralisasi pada setiap masa kepemimpinan.
"Karena ada keadilan, kemanusiaan, jadi dalam proses perilaku. Kita harus menjadi lebih baik dan menjadi sebuah ideal yang memberi inspirasi bagi kita semua," ujar Rizal.
Ia menambahkan, kesuksesan Jokowi menerapkan nilai Pancasila terlihat dari terciptanya stabilitas situasi kondusivitas dalam negeri.
Sehingga semakin menguatkan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dunia "Itulah kita akan menjadi lebih baik dan pemerintahan Jokowi ini mengalami krisis dunia yang tidak mudah semua negara mengalami. Bahwa kita menjadi yang lebih baik itukan yang paling penting," pungkasnya. (OL-8)
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
Pilkada langsung adalah bagian integral dari kedaulatan rakyat yang telah menjadi praktik konstitusional mapan pasca-amandemen UUD 1945.
partai politik yang terbukti melanggar prinsip-prinsip konstitusional, pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak langsung, berpotensi dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
KUHAP baru membawa mekanisme kontrol yang lebih ketat.
Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 yang melegalkan penempatan anggota Polri aktif di 17 kementerian bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan Indonesia memiliki modal yang kuat dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanah konstitusi.
Suhartoyo juga menanggapi anggapan bahwa hakim yang diusulkan presiden atau DPR akan sulit bersikap independen. Ia menegaskan anggapan itu tidak sepenuhnya benar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved