Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selesai melakukan pertemuan di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Keduanya mengaku mempunyai persamaan visi atau tujuan dan pandangan.
"Kita pernah kerja sama. Kita punya banyak persamaan ideologis, persamaan visi," kata Prabowo di kediamannya, hari ini.
Selain itu, Menteri Pertahanan itu juga mengaku sama-sama komitmen dengan AHY untuk berpegang teguh pada pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,NKRI, Bhineka Tunggal Ika. Maka itu, kata dia, Partai Gerindra dan Partai Demokrat sepakat untuk terus melanjutkan komunikasi dengan sebaik-baiknya.
"Saya sampaikan prinsip saya sebagai pimpinan Gerindra. Prinsip gerindra adalah 1.000 kawan terlalu sedikit, sehingga kita ingin menjalin komunikasi kita ingin merintis kerja sama dengan sebanyak mungkin pihak sama-sama kita harus bekerja keras untuk mencari solusi-solusi terbaik pada kesulitan yang masih dihadapi bangsa Indonesia," ujar Prabowo.
Terlepas dari itu, dia berterima kasih kepada AHY dan petinggi Demokrat lainnya yang telah mengunjunginya. Partai Demokrat yang hadir yakni Sekretaris Jenderal, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan, Bendahara Umum, Dewan Kehormatan.
Sedangkan, Prabowo sendiri mengaku didampingi Ketua Harian, Sekretaris Jenderal, dan tokoh-tokoh partai lainnya. Dia merasa reuni bertemu dengan AHY dan jajaran Demokrat.
Baca juga: TNI Diterjunkan untuk Antisipasi Konflik dan Distribusi Logistik Pemilu
"Banyak rekan-rekan mas Agus ternyata kita kumpul kembali," ucap Prabowo.
Menurut dia, pertemuan ini sudah lama direncanakan. Namun, tertunda karena pandemi covid-19. Akhirnya, Partai Gerindra dan Demokrat sepakat melakukan pertemuan malam ini. Pertemuan mereka cukup lama. Yakni dari pukul 18.56-20.59 WIB.
Prabowo memandang sebagai pimpinan partai politik (parpol) punya tanggung jawab untuk menjalin komunikasi yang baik dengan partai lain. Maka itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan petinggi Partai Demokrat lainnya karena telah meluangkan waktu bertemu dirinya.
"Saya juga sampaikan tadi salam hormat saya pada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (Sby) Sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat," ucap Prabowo.
Senada dengan AHY, putra presiden ke-6, SBY itu mengaku bahagia bertemu dengan Partai Gerindra. Dia mengaku dijamu dengan baik dan bersahabat sambil bertukar pandangan terkait sejumlah isu.
"Isu global pasca pandemi yang tentunya memiliki dampak di Indonesia. Kami juga berdiskusi tentang berbagai isu kebangsaan, kerakyatan yang di sini banyak sekali kesamaan pandangan," ungkap AHY.
AHY mengaku bersinergi dan kolaborasi yang baik dengan Partai Gerindra. Menurutnya, sudah sekian lama agenda ini dinanti-nantikan.
"Yang jelas kita ingin terus membangun komunikasi baik. Tadi disampaikan beliau (Prabowo) selalu ada ruang bekerja sama apalagi kalau tujuannya menghadirkan solusi baik untuk negeri ini," tutur AHY.
Namun, belum ada penegasan membangun koalisi antar partai politik dari kedua ketua umum tersebut. Menurut mereka masih lama waktu untuk menentukan hal itu. (OL-4)
POLITIK sering riuh oleh slogan, tapi sepi etika. Kita mudah terpukau oleh janji muluk, retorika yang memabukkan, dan klaim kemenangan seolah tanda kelayakan moral.
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menilai, upaya meminimalkan perbedaan pandangan menjadi penting di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi global.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah melakukan pengetatan belanja negara hingga Rp308 triliun pada tahun pertama masa pemerintahannya
Preaiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan rampung hingga akhir 2026.
Hingga saat ini program MBG telah menjangkau sedikitnya 60.200.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Prabowo perintahkan KSP Qodari kumpulkan video ramalan gagal MBG. Program Makan Bergizi Gratis kini capai 60,2 juta penerima, target 82,9 juta di 2026.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved