Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGIAN Keuangan Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Analisis dan Evaluasi (Anvel) Pelaksanaan Anggaran Triwulan II Tahun 2022 bertempat di Holiday Resort Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/6).
Kegiatan dilakukan secara hybrid, baik luring maupun daring diikuti bendahara pengeluaran atau staf pengelola dana dekonsentrasi yang terdiri dari 133 satuan kerja (satker) dan tugas pembantuan sebanyak 2 satker dari 34 provinsi,
Selain itu, dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kepala Bagian Perbendaharaan Biro Keuangan dan Aset Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Bendahara Pengeluaran Pembantu serta staf pengelola keuangan di lingkup Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan.
Narasumber pada Rapat Analisa dan Evaluasi ini dihadiri oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan pembahasan materi “Pemeriksaan Keuangan Negara”.
Baca juga: Kemendagri: Pelayanan Informasi Publik Jadi Tanggung Jawab Bersama
Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan pembahasan materi “Monitoring Evaluasi dan Pendampingan Terhadap Penilaian IKPA Satker Pengelola Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan TA. 2022” dan “Standar Biaya Masukan TA. 2022 dan Overview Standar Biaya Masukan TA. 2023”.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Dr. Safrizal, ZA turut memberikan sambutan dan arahan serta meminta komitmen pengelola dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan untuk berkinerja dengan baik dan tetap berhati-hati terhadap pelaksanaan anggaran tahun 2022.
Reformulasi IKPA dilakukan untuk mewujudkan kualitas kinerja pelaksanaan anggaran yang lebih baik dengan penguatan Value For Money yang semula 13 indikator menjadi 8 Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).
Safrizal juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah berperan aktif untuk menindaklanjuti seluruh Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) BPK Pending Tahun Anggaran 2012, 2013, dan 2017 dengan baik dan berharap Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Satker Dekonsentrasi, dan Tugas Pembantuan Tahun 2022 zero temuan kinerja dan keuangan.
Sebelum membuka acara secara resmi, Safrizal juga mengingatkan untuk melakukan pengelolaan APBN dengan tetap sesuai dengan kaidah pengelola keuangan.
“Perhatikan proses pengelola keuangan dengan berpedoman pada IKPA Tahun 2022 dengan lakukan percepatan pertanggung jawaban dan percepatan target output kegiatan, segara lakukan identifikasi dan mitigasi risiko atas pengelolaan keuangan," jelasnya.
"Besar harapan saya tahun anggaran 2022 untuk Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan dapat mencapai target realisasi 99% dan tetap memperhatikan target IKPA Nasional,” tutur Safrizal. (RO/OL-09)
Realisasi belanja negara hingga akhir November 2025 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana untuk penanganan bencana setelah melakukan penyisiran anggaran negara yang mencapai Rp60 triliun.
Pakar UGM Zaenur Rohman mengatakan, pemerintah mesti lebih dulu memastikan kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sebelum akhirnya dieksekusi.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan kegagalan pemungutan suara lainnya dapat memicu PHK di kalangan pegawai federal.
mendesak agar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibubarkan karena dianggap tidak memiliki fungsi yang jelas dan manfaat yang dirasakan masyarakat
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengelola ekonomi secara pruden dengan mengusung kebijakan yang pro-pertumbuhan dan pro-rakyat. T
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved