Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR menyoal relasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri renggang beberapa waktu belakangan semakin menguat.
Pasalnya, Jokowi disebut-sebut mendukung sesama kader PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.
Padahal, Megawati belum memberikan suara terkait siapa capres yang diusung partai dalam kontestasi nanti.
Menanggapi itu, politikus PDIP Masinton Pasaribu menyatakan bahwa hubungan Ketua Umum PDIP Megawati dengan Jokowi baik-baik saja.
"Selama ini kan ada disampaikan oleh ibu Mega baik-baik saja jangan digoreng-gorenglah," ungkap Masinton, Senin (13/6).
Menurutnya, wajar jika pernyataan Jokowi atau Megawati memiliki perbedaan. Hal itu, kata Masinton, merupakan dinamika dalam relasi hubungan.
Baca juga: KPU: Durasi Penyelesaian Sengketa Pemilu 15 Hari Kerja
"Karena kalau ibu Megawati berpikir dalam perspektif politik kebangsaan," terangnya.
Sebelumnya, Kader PDIP Junimart Girsang juga membantah hubungan Jokowi dan Megawati Soekarnoputri merenggang.
Junimart menegaskan Jokowi merupakan kader PDIP dan tidak boleh hubungannya renggang dengan ketua umum.
"Pak Jokowi kan kader PDIP. Jadi kalau bicara hubungan sebagai kader, kan gitu komunikasi sebagai kader bagaimana meminta arahan kepada ketum," tegasnya.
"Bagaimana seorang kader minta arahan ke DPP, kan begitu jadi kalau disebutkan renggang atau tidak renggang, ya sebagai kader tidak boleh renggang," tambahnya. (Ykb/OL-09)
Once Mekel, menyinggung soal peran presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Komgzili.
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
DI balik dinamika politik nasional, hubungan personal antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto tetap hangat.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved