Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menemukan sejumlah barang bukti saat menggeledah kantor pusat organisasi masyarakat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya menemukan barang bukti berupa data induk warga Khilafatul Muslimin, yang tersebar di seluruh Indonesia.
Berdasarkan temuan sementara, jumlah warga Khilafatul Muslimin yang terdaftar mencapai puluhan ribu orang.
"Kita temukan juga data induk warga Khilafatul Muslimin se-Indonesia yang sampai sore ini berjumlah mencapai puluhan ribu," jelas Zulpan, Minggu (12/6).
Baca juga: MUI Sebut Khilafatul Muslimin Dapat Aliran Dana Dari Malasyia hingga Amerika
Nomor induk warga tersebut digunakan oleh Khilafatul Muslimin untuk menggantikan KTP Elektronik yang diterbitkan pemerintah. Pihaknya masih menyelidiki jumlah warga yang terdata sebagai pengikut Khilafatul Muslimin.
Nantinya, PMJ akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan tindakan lebih lanjut, seperti melakukan pembinaan. "Kita akan libatkan instansi terkait ini," imbuh dia.
Sebelumnya, polisi menangkap Abdul Qadir Hasan Baraja di Bandar Lampung pada Selasa (7/6) pagi. Setelah mengumpulkan barang bukti dan melakukan gelar perkara, polisi menetapkan Abdul Qadir sebagai tersangka.
Baca juga: Terungkap Pembagian Wilayah Khilafatul Muslimin di Indonesia
Dalam hal ini, kepolisian melihat Khilafatul Muslimin sebagai organisasi masyarakat yang ingin mengganti ideologi negara dan menjelekkan pemerintahan yang sah.
Pada situs dan buletinnya, Khilafatul Muslimin menyatakan Pancasila tidak sesuai dan hanya khilafah yang dapat memakmurkan bumi dan mensejahterakan umat.
"Khilafatul Muslimin memiliki kegiatan yang tak terpisahkan dari provokasi, yang diucapkan dengan ucapan kebencian dan berita bohong. Menjelekkan pemerintah yang sah di negara kita," tegas Zulpan.(OL-11)
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gimĀ online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
Radikalisme dan intoleransi tidak bisa dilawan hanya dengan regulasi, tetapi dengan penghayatan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etis bersama.
Polda Metro Jaya akan melimpahkan berkas tersangka klaster pertama kasus tuduhan ijazah Jokowi. Proses penyidikan terus berjalan dengan profesional.
Polda Metro Jaya akan periksa ahli terkait kasus dugaan penistaan agama Pandji Pragiwaksono dalam stand up comedy Mens Rea. Keterangan ahli dibutuhkan.
Polisi akan segera menjadwalkan ulang pemanggilan Bahar Smith terkait kasus pengeroyokan Banser Tangerang. Pemanggilan sebelumnya tak dipenuhi.
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
Seorang pelajar tewas dalam kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, setelah terjatuh akibat jalan berlubang, Senin pagi.
POLDA Metro Jaya menangkap dua orang yang diduga terlibat pembunuhan terhadap seorang tenaga kesehatan di kamar kontrakanĀ di Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved