Kamis 09 Juni 2022, 17:30 WIB

BNN Musnahkan 308,4 Kg Sabu dan 29 Ribu Butir Ekstasi

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
BNN Musnahkan 308,4 Kg Sabu dan 29 Ribu Butir Ekstasi

MI/Andri Widiyanto
Kepala BNN Petrus Reinhard Golose memusnahkan barang bukti narkoba.

 

MENJELANG hari anti narkotika internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni, Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan narkoba jenis sabu seberat 308,44 kg dan 29.482 butir ekstasi Happy Five. 

Pemusnahan barang bukti narkoba kedua pada tahun ini berlangsung di BNN Kota Jakarta Utara. Barang bukti yang dimusnahkan hasil pengungkapan dari enam kasus peredaran narkoba di Sumatera dan Jakarta. 

Adapun enam kasus tersebut diungkap sepanjang Maret-Mei 2022, dengan menetapkan 13 tersangka. Pengungkapan pertama dilakukan di perairan Idi Rayeuk, Aceh Timur pada 14 Maret. 

Baca juga: Kadiv Propam Kirim 136 Anggota yang Terlibat Penyalahgunaan Narkoba ke Brimob

Dalam kasus tersebut, petugas mengamankan empat orang pelaku berikut barang bukti sabu seberat 203 kg. Lalu, petugas BNN mengamankan RH di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan, Kabupaten Bireuen, pada 15 Maret. Barang bukti yang disita berupa sabu 51 kg.

"RH mengaku diperintah oleh seseorang bernama Boy, yang hingga saat ini masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," jelas Kepala BNN Petrus Reinhard Golose, Kamis (9/6).

Pengungkapan selanjutnya dilakukan di Jakarta Utara dan Tangerang Selatan pada Senin (21/3). Petugas BNN mengamankan tiga orang tersangka dan menyita sabu-sabu siap edar seberat 300,26 gram.

Selanjutnya, petugas mengamankan pria berinisial ET dengan barang bukti sabu seberat 1,075 kg di Jakarta Utara pada 20 April. Untuk kasus kelima, petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 43 kg dan pil ekstasi Happy Five sebanyak 29.482 butir. 

Baca juga: Konsumsi Narkoba, Hakim di Rangkasbitung Diciduk BNN

Lalu, petugas mengamankan dua orang pelaku di dua wilayah Medan, Sumatera Utara, pada 10 April. Adapun kasus terakhir, petugas BNN mengamankan dua orang pelaku dengan barang bukti sabu 8,3 kg di Bireun, Aceh. 

Sabu tersebut rencananya dikirim ke Palembang, Sumatera Selatan, pada 19 Mei. Petrus pun meminta masyarakat dan instansi terkait untuk berpartisipasi dalam upaya pememberantasan narkoba.

Menurutnya, peredaran gelap narkoba merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya BNN semata. "Bagaimana masyarakat ikut mengamankan lingkungan dari pengaruh narkotika," pungkas Petrus.(OL-11)

Baca Juga

MI/Susanto

Firli Bahuri: Bahaya Laten Korupsi Harus Diberantas Tuntas

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:45 WIB
KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri meminta semua pihak untuk berani bersikap tegas dan mengambil langkah keras terhadap...
Dok. Antara

Anies Akui Sudah Baca Pemberitaan ihwal Upaya Kriminalisasi oleh KPK

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:23 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri disebut berkali-kali mendesak satuan tugas penyelidik agar menaikkan status kasus...
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Penghapusan Badan Peradilan Khusus untuk Pilkada Dinilai Membebani MK

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:10 WIB
Mita menyoroti kondisi MK yang terdiri dari sembilan orang hakim. Sementara, ratusan daerah yang menyelenggarakan pemilu bakal memboyong...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya