Kamis 12 Mei 2022, 18:40 WIB

Puan Desak Pemerintah Segera Terbitkan Aturan Turunan UU TPKS

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Puan Desak Pemerintah Segera Terbitkan Aturan Turunan UU TPKS

Antara/Muhamamd Adimaja
Ketua DPR Puan Maharani berbincang dengan kelompok perempuan di Kompleks DPR usai pengesahan UU TPKS

 

KETUA DPR Puan Maharani meminta pemerintah untuk segera menyusun dan menerbitkan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) TIndak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Mengingat UU tersebut telah resmi diundangkan menjadi UU nomor 12 Tahun 2022 sejak Senin (9/5) lalu melalui Lembaran Negara Tahun 2020 Nomor 120. 

“Kita kini bisa semakin lega karena UU TPKS sudah resmi diundangkan dan sudah siap untuk diimplementasikan," ungkap Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/5). 

Aturan turunan UU TPKS dari pemerintah dibutuhkan untuk melindungi masyarakat khususnya kaum perempuan dari kejahatan dan kekerasan seksual. Oleh karena itu, Puan pun mengingatkan agar pemerintah untuk tidak perlu berlama-lama menyusun aturan turunan UU TPKS. 

“Tidak perlu menunggu sampai batas waktu dua tahun. Semakin cepat peraturan turunan diterbitkan, semakin baik. Karena penanganan kasus kekerasan seksual akan lebih optimal,” jelasnya. 

Baca juga : Meningkat, 17,09 % Rapat Komisi DPR Digelar Tertutup

Dalam implemnentasinya nanti, UU TPKS berfungsi untuk memberikan pencegahan serta pemulihan korban kekerasan seksual. Aparat juga akan melakukan penanganan kasus kekerasan seksual dengan mengacu pada perlindungan hak-hak korban. 

“Lewat UU TPKS dan aturan turunannya, negara dapat menjamin rasa aman rakyat dan perlindungan dari ancaman kekerasan seksual. Payung hukum ini juga akan memberi keadilan bagi seluruh korban,” tuturnya.

Rencananya, akan ada 5 peraturan pemerintah (PP) dan 5 peraturan presiden (perpres) yang akan mendukung pengimplementasian UU TPKS. Salah satu yang perlu segera diatur ialah pembentukan unit Pelayanan Terpadu dalam proses penanganan kasus kekerasan seksual. 

“Kita berharap dengan adanya layanan terpadu yang terintegrasi antara para stakeholder terkait, korban kekerasan seksual dapat lebih mudah mendapat perlindungan dan pertolongan,” pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

Antara

Densus 88 Tangkap Mahasiswa terduga Teroris di Malang

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 24 Mei 2022, 16:04 WIB
Tersangka IA, kata Ramadhan, terlibat dalam kegiatan mengumpulkan dana untuk membantu kegiatan ISIS di...
dok.Ant

Politisi PDI-P Puji Erick Thohir, Pengamat Nilai Wajar

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 15:05 WIB
APRESIASI atas kinerja Menteri BUMN Erick Thohir, diutarakan politisi senior Sumantri Suwarno dinilai wajar bagi pengamat komunikasi...
MI/Susanto

Kemendagri Didesak Segera Akhiri Polemik Pelantikan Pj Kepala Daerah

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 24 Mei 2022, 14:55 WIB
Sebelumnya Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar Pemerintah melakukan proses seleksi secara transparan dan terbuka bagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya