Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) memeriksa mantan Direktur Bisnis dan Operasi I pada PT Krakatau Engineering berinisial FP sebagai saksi.
Pemeriksaan itu dilakukan terkait kasus dugaan korupsi proyek pabrik peleburan baja tanur tinggi atau blast furnace yang dibangun PT Krakatau Steel pada 2011.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana menjelaskan, FP sempat menjabat sebagai Direktur Teknik dan Pengembangan merangkap pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Krakatau Engineering dalam kurun waktu 2 Oktober 2017 sampai 29 Desember 2017.
Saat itu, FP melakukan negosiasi kontrak dengan beberapa subkontraktor dengan nilai antara Rp500 juta sampai Rp2 miliar.
"Serta melakukan perikatan kontrak bridging loan (pinjaman lunak) untuk pembangunan BFC Project dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel periode Oktober 2017," jelas Ketut melalui keterangan tertulis, Rabu (11/5).
Krakatau Engineering sendiri menjadi salah satu pemenang lelang pembangunan pabrik selain Konsorsium MCC CERI dari Tiongkok.
Menurut Ketut, pemeriksaan yang dilakukan penyidik kepada FP dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasaan dalam perkara dugaan korupsi tersebut.
Dugaan rasuah di Krakatau Steel terendus setelah ditemukan adanya biaya operasi produksi yang lebih tinggi dari harga baja di pasaran saat uji coba. Sampai Desember 2019, pabrik bernilai kontrak Rp6,921 itu belum 100 persen dibangun.
Terpisah, Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Supardi mengungkap pihaknya segera menetapkan tersangka dalam perkara korupsi pembangunan pabrik blast furnace oleh Krakatau Steel. Penyidik, lanjutnya, akan melakukan gelar perkara dengan ahli yang dilibatkan.
"(Penetapan tersangka) eggak akan lama lagi segera kita ekspose," pungkasnya. (OL-8)
Komisi VI DPR RI meminta pemerintah, khususnya Kemenperin, agar tak menerbitkan Pertek impor baja selama kebutuhan dalam negeri masih dapat dipenuhi industri baja nasional.
Transformasi ini merevolusi SDM menjadi business-driven people yang didukung penuh oleh kelincahan organisasi (organizational agility).
Baja modular Krakatau Steel bukan sekadar soal kecepatan, melainkan manifestasi konstruksi masa depan yang ramah lingkungan.
Sebagai bagian visi Indonesia Incorporated, Krakatau Steel mendapatkan dukungan modal kerja US$295 juta dari Danantara dengan mekanisme sangat ketat.
Dukungan konkret negara melalui proteksi perdagangan, penguatan tata niaga, serta keberpihakan pada produksi dalam negeri akan menjadi fondasi Krakatau Steel untuk bangkit lebih kuat.
Industri baja nasional tengah menghadapi tekanan global dan tantangan struktural, termasuk masuknya produk baja impor berharga rendah yang menekan daya saing.
Adapun desain logo baru tersebut terinspirasi dari garis kontur topografi yang melambangkan hubungan erat perseroan dengan alam.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menempatkan utusan khusus presiden di seluruh BUMN untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap pengelolaan aset negara.
Prabowo lanjut mengumumkan dirinya telah menerima laporan return on asset BUMN-BUMN di bawah naungan Danantara dalam periode setahun terakhir naik hingga lebih dari 300%.
Menurutnya, secara teori manajemen pun tidak ada sistem yang mampu mengelola jumlah entitas sebesar itu dalam satu kendali.
BADAN Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mulai meninjau ulang atau audit kondisi perusahaan-perusahaan BUMN milik negara.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved