Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR RI, Puan Maharani, Selasa, (5/4) menyerukan pemerintah untukmemastikan pemulihan ekonomi menyasar hingga rakyat ke level paling bawah.
Sikap Puan dinilai membawa DPR menjadi mitra kritis pemerintah.
Pengamat politik Indonesia Maju Institute, Andi Purnomo, menyatakan meski Puan dan Jokowi sama- ama berasal dari satu partai yakni PDIP, namun Puan berani mengkritisi pemerintah. Hal ini baginya perlu diapresiasi dan dipandang positif.
"Puan artinya membuat DPR jadi mitra kritis pemerintah. Tidak jadi soal meski Puan dan pemerintahan saat ini berasal dari partai yang sama. Proses check and balance dalam bernegara tetap berjalan," ujarnya Rabu, (6/4).
Andi menyatakan sistem presidensial membuat kritikan dari parlemen ke pemerintah, meski berasal dari satu partai adalah hal lumrah.
Sebab di dalam sistem presidensial, parlemen dan eksekutif tidak saling bergantung dan sama - sama kuat sehingga kritikan parlemen ke pemerintah adalah normal. B
"Berbeda dengan sistem parlementer yang pemerintahan dibentuk langsung parlemen. Ini membuat kritikan parlemen ke pemerintah yang berasal dari satu partai adalah tak lazim," jelas Andi.
Baca juga: Puan Apresiasi Presiden Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu
Andi menyebut saat ini perekonomian memang sedang tidak baik. Ini disebabkan beberapa hal, misalkan pandemi serta kenaikan harga BBM.
Ketika Puan mengingatkan pemerintah tentang kondisi perekonomian saat ini, artinya dia sedang menyuarakan aspirasi dari publik.
Baginya ini sesuai dengan peran DPR yang mesti melakukan kontrol pada pemerintah "Jadi apa yang dilakukan Puan adalah hal lumrah saat mengkritik pemerintah. Sebab kita tidak hidup dalam sistem parlementer," tegasnya.
Sebelumnya Puan menyatakan kondisi pemulihan ekonomi tidak boleh hanya di atas kertas semata, tetapi harus benar-benar dirasakan rakyat secara langsung. Ini dikatakan Puan, Selasa (5/4).
Puan juga menyeru agar segala kondisi dan tantangan yang membuat rakyat sulit merasakan pemulihan ekonomi, harus segera diatasi pemerintah.
"Terlebih di saat kebutuhan dan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat mendekati Hari Raya," ucapnya.
Politikus PDIP itu menekankan, klaim pemerintah soal tren pemulihan ekonomi di masa transisi Covid-19 harus sejalan dengan apa yang dirasakan rakyat.
Terlebih, sejumlah program isentif, seperti penghapusan pajak penghasilan yang diterapkan selama pandemi, sudah tidak berlaku lagi. (RO/Ol-09)
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keberlanjutan proses reformasi di institusi Polri, Kejaksaan, hingga lembaga peradilan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
KETUA DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh umat Nasrani di Indonesia serta selamat menyambut Tahun Baru 2026.
KETUA DPR RI, Puan Maharani mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak menggelar perayaan pergantian tahun 2026 secara berlebihan atau euforia.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Seluruh rumah sakit, terutama yang berada di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tidak boleh menolak warga mendapatkan layanan medis.
Komisi II DPR menargetkan RUU Pilkada rampung 2026 demi kepastian hukum sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai pada 2027.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved