Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung mengintai empat warga negara Tiongkok terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pabrik peleburan baja tanur tinggi alias blast furnace PT Krakatau Steel (persero). Empat warga Tiongkok itu sedang dipastikan keberadaannya untuk dipanggil sebagai saksi.
"Kita mintakan, ada empat orang. Kita masih lacak perlintasan. Warga negara Tiongkok, sudah kita mintakan ke (Drektorat Jenderal) Imigrasi," kata Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Supardi saat dikonfirmasi, Sabtu (2/4).
Meski tidak mengatakan jabatannya, Supardi menyebut keempat warga negara Tiongkok itu masih terkait dengan Konsorsium MCC CERI. CERI sendiri merupakan pemenang lelang pembangunan pabrik bersama PT Krakatau Engineering pada 2011.
Dugaan rasuah itu terendus setelah ditemukan adanya biaya operasi produksi yang lebih tinggi dari harga bajar di pasaran saat uji coba. Sampai Desember 2019, pabrik tersebut juga belum 100 persen dibangun.
Baca juga: Kejagung Dinilai Hati-Hati Tetapkan Tersangka Kasus HAM Paniai
"Sampai saat ini belum PHO (provisional hand over). Pabriknya enggak bisa dipakai," tandas Supardi.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana menjelaskan, nilai kontrak pembangunan pabrik blast furnace sebesar Rp6,921 triliun.
Dalam hal ini, Krakatau Steel mengajukan pinjaman ke sindikasi Bank BRI, Mandiri, BNI, OCBC, ICBC, CIMB, dan LPEI. Adapun pembayaran yang telah dilaksanakan ke pemenang lelang adalah Rp5,351 triliun.
Penyidikan kasus tersebut telah dimulai sejak Rabu (16/3) melalui Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Nomor Print-14/F.2/Fd.2/03/2022. (OL-4)
Keberhasilan penandatanganan LTSA ini didorong dukungan modal kerja Danantara.
Sebanyak 250 peserta mudik gratis diberangkatkan menggunakan enam unit bus menuju berbagai kota di empat provinsi di Pulau Jawa.
Komisi VI DPR RI meminta pemerintah, khususnya Kemenperin, agar tak menerbitkan Pertek impor baja selama kebutuhan dalam negeri masih dapat dipenuhi industri baja nasional.
Transformasi ini merevolusi SDM menjadi business-driven people yang didukung penuh oleh kelincahan organisasi (organizational agility).
Baja modular Krakatau Steel bukan sekadar soal kecepatan, melainkan manifestasi konstruksi masa depan yang ramah lingkungan.
Sebagai bagian visi Indonesia Incorporated, Krakatau Steel mendapatkan dukungan modal kerja US$295 juta dari Danantara dengan mekanisme sangat ketat.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Aset milik Pendiri PT AKT Samin Tan (ST) bakal disita.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengumumkan adanya penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
PENGAMAT intelijen Sri Rajasa, mengatakan penyidik harus transparan mengungkap siapa saja pihak negara yang diduga terlibat dalam kasus pelanggaran pertambangan yang melibatkan Samin Tan.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) memastikan kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) milik Samin Tan diusut menggunakan KUHAP baru.
GUBERNUR Bali, Wayan Koster, membenarkan bahwa sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dipanggil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved