Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA Gerakan Pasukan Anti Komunis (Gepako) DIY, Gandung Pardiman menyayangkan kebijakan Panglima TNI Andika Perkasa yang membolehkan anak keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) bisa mendaftar TNI. Sebab ideologi diwariskan dan sulit matinya.
"Saya melihat bahwa PKI masih ada karena para anggota PKI yang sudah meninggal atau yang kini masih hidup tentu memberikan pemahaman mengenai ideologi komunis kepada anak - anaknya. sehingga orang-orang yang berada di lingkaran mantan anggota PKI tentu akan terpengaruh," ungkap Gandung dalam siaran pers, Jumat (1/4).
Menurut Gandung, Panglima TNI Jendral Andika Perkasa yang menyebabkan pertahanan TNI jebol terkait masalah PKI. Padahal, TNI sejak dahulu menjadi benteng pertahanan terhadap Pancasila, UUD 45 dan NKRI.
Ia pun dengan tegas menyatakan menolak kebijakan Panglima TNI Andika Perkasa tersebut. Gandung menilai anak-anak anggota partai terlarang PKI, baik secara langsung maupun tidak langsung, disengaja atau tidak disengaja, pasti menerima pengaruh paham ideologi komunis dari orang tuanya.
"Saya yakin baik secara langsung atau tidak, disengaja atau tidak paham ideologi komunis akan masuk ke dalam otak sang anak dan paham ideologi komunis akan tertanam hingga menjadi dewasa," papar dia.
Oleh karena itu, Gandung Pardiman yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini mengimbau, Panglima TNI untuk meninjau ulang kebijakan tersebut. Gandung yakin, di keluarga besar TNI yang masih aktif maupun yang sudah purnawirawan tak sedikit yang menolak terhadap kebijakan tersebut. Apalagi mereka yang merasakan langsung akibat perbuatan keji PKI pada tahun 1965.
Politisi senior Partai Golkar ini pun menambahkan, masalah ini pernah diingatkan oleh mantan Wakil Presiden RI yang juga mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno pada tahun 2017. Try Sutrisno kala itu, kata Gandung, mengingatkan kepada TNI agar hati-hati dan waspada serta teliti agar anak - anak anggota PKI jangan sampai masuk TNI.
"TNI selama ini adalah musuh utama PKI dan paham komunis. Kami berharap jangan sampai TNI dihuni oleh orang - orang yang didalam hatinya tertanam paham ideologi komunis. Hal ini bisa bahaya bagi TNI bangsa dan negera ini dimasa mendatang," tegas Gandung.
Kemudian, imbuh Gandung, pada masa mendatang di tubuh TNI akan muncul jiwa dan semangat "Aku Bangga Jadi Anak PKI".
Selain itu, Gandung juga khawatir, jika anak-anak keturunan anggota PKI ini nantinya akan memegang jabatan strategis di tubuh TNI.
"Mirisnya lagi jika dikemudian hari anak anggota PKI yang jadi TNI ini memegang jabatan strategis. INi tentu akan semakin merapuhkan ketahanan Pancasila di tubuh TNI bahkan memiliki potensi TNI akan terpecah," tandas Gandung.
Selain itu, Gandung Pardiman juga mempertanyakan kebijakan ini apakah betul-betul dari institusi TNI atau pesanan dari pihak ketiga. "Ini konsep institusi TNI atau pesanan pihak ketiga. Hal ini penting diketahui untuk rakyat Indonesia," pungkas Gandung Pardiman.
Keputusan Panglima TNI tersebut dinilai kontrovesial. Pasalnya, ada yang menyatakan dengan tegas menolak kebijakaan tersebut karena PKI sampai saat ini masih menjadi partai terlarang di negeri ini sesuai isi TAP MPRS/ XXV/1965, tetapi beberapa pihak menyatakan setuju dengan keputusan yang diambil Panglima TNI tersebut. (OL-13)
Baca Juga: Yorrys Raweyai Terpilih Aklamasi Ketua Umum KSPSI 2022-2027
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Ia menekankan bahwa pelibatan militer seharusnya menjadi langkah terakhir dalam situasi luar biasa ketika aparat penegak hukum tidak lagi mampu menangani ancaman yang muncul.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menegaskan peradilan militer bukan ruang impunitas dalam sidang uji materi UU Peradilan Militer di Mahkamah Konstitusi.
Ketentuan UU KPK yang dinilai membuka peluang anggota TNI dan Polri aktif menjabat pimpinan KPK digugat ke Mahkamah Konstitusi karena dianggap multitafsir.
Latihan militer Cobra Gold 2026 resmi dibuka di Tailan. Diikuti 30 negara, fokus tahun ini mencakup operasi ruang angkasa, siber, dan bantuan kemanusiaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved