Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMINAR 'Rekonstruksi Sistem Ketatanegaraan' hari kedua yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Kamis (17/3) membahas berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia saat ini. Dalam seminar Pra-Muktamar Muhammadiyah kali ini, persoalan seperti isu penudaan pemilu hingga peran politik Muhammadiyah dikupas para nara sumber.
Dalam seminar sesi ke-2 yang dipandu Dr. Septa Candra, M.Si. selaku moderator, Drs. Himawan Bayu Petriadi MA. Ph.D yang enjadi nara sumber pertama membahas reposisi dan peran fungsi TNI-Polri dalam pertahanan dan keamanan negara. Himawan menerangkan rekontruksi sistem kenegaraan merupakan semangat reformasi yang menyebut bahwa TNI-Polri sebelumnya memiliki peran dominan dalam jabatan politik.
"Amandemen UUD 1945 mengubah peran TNI-Polri dan melarang untuk berpolitik tanpa memberikan pemahaman penting terhadap pentingnya politik yang demokratis. Internalisasi nilai demokrasi yang terkandung dalam UUD 1945 lebih penting dan urgen untuk dipikirkan dibandingkan memikirkan check and balances perubahan UU," jelasnya.
Sedangkan Rektor UMJ, Dr. Ma’mun Murod, M.Si yang menjadi nara sumber kedua menyebut regresi (kemunduran) demokrasi masih menjadi kecenderungan global saat ini. Hal itu tidak hanya terjadi di negara berkembang seperti Indonesia tapi juga terjadi di Amerika Serikat dalam praktek-praktek tertentu.
"Regresi demokrasi bisa menguatkan oligarki dalam praktek sistem kenegaraan Indonesia. Ada 3 kepemimpinan ototarian yang bisa jadi pandangan pertama kepemimpinan yang kuat dengan ditopang kelompok masa yang kuat sehingga menjadi kuat, kedua pemimpin yang kuat dengan ditopang militer, terakhir pemimpin yang lemah dengan ditopang oligarki," jelasnya.
Sedangkan Drs. Hajriyanto Y. Thohari M.A membahas peran politik Muhammadiyah dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Dikatakan agar dapat memberikan peran penting dalam ketatanegaraan perlu ada dalam sebuah struktur ketatanegeraan dalam eksekutif, yudikatif, legislatif.
"Dengan karakter warga muhammadiyah yang tidak ingin masuk partai menjadi pertimbangan besar bagi Muhammadiyah. Partai politik sebagai instrumen demokrasi agar dianggap sebagai negara demokrasi serta hadirnya partai untuk melangengkan kekuasaan dan merebut kekuasaan," ungkapnya.
Sedangkan Dr. Refly Harun, SH., MH., LL.M membahas soal negara hukum dan problem penegakan hukum di Indonesia. Refly memberikan gambaran negara hukum bahwa dalam isu penundaan pemilu dapat memberikan pandangan bahwa negara Indonesia sebagai negara kekuasaan apabila wacana tersebut terjadi dengan tetap melanggar konstitusi.
Refly juga menjelaskan soal tiga masalah mendasar dalam penegakan hukum yaitu aktor yang ada dalam kekuasaan selalu mengingkan kekuasaan penuh dan mutlak, institusi yang tidak solid mengakibatkan check and balance dalam demokrasi menjadi cacat dan budaya politik yang tidak saling mengawasi dan mendengarkan satu dengan yang lain. (RO/OL-15)
Prof Sri Yunanto memaparkan visi besar Indonesia pada satu abad kemerdekaannya. Ia menetapkan sejumlah indikator utama yang menjadi syarat mutlak terwujudnya Indonesia Emas 2045.
UMJ membantah keras isu ‘mahar aksi’ dalam demonstrasi BEM soal sampah Tangsel. Kampus menilai tudingan tersebut menyesatkan dan tidak berdasar.
KEBEBASAN berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di era digital.
Universitas Muhammadiyah Jakarta meraih Silver Winner Anugerah Humas Diktisaintek 2025 kategori Laman Website, menegaskan komitmen UMJ dalam komunikasi publik digital.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan pentingnya peradaban Islam berkemajuan dalam Milad ke-70 Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagai teladan PTMA.
Dalam kehidupan sosial, masih banyak pandangan keliru yang menganggap disabilitas sebagai keterbatasan untuk berkembang.
Seminar internasional ini membahas bagaimana negara perlu memperkuat kapasitas tata kelola publik di tengah lanskap global yang semakin kompleks.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk melindungi eksistensi dan martabat Masyarakat Adat Dayak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan Kalimantan.
AI harus dilihat sebagai peluang besar untuk menciptakan solusi kreatif dalam berbagai bidang, terutama pendidikan.
Kompetensi digital harus dibarengi dengan pembentukan karakter dan nilai profesional.
Prof. Bo An menjelaskan tentang peran penting Autonomous Agents dalam memecahkan berbagai permasalahan kompleks di dunia nyata.
Melalui forum ini, Forhati menegaskan komitmen dalam mengonsolidasikan kekuatan perempuan dan membangun pengetahuan kolektif tentang isu-isu strategis perempuan di 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved