Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Peringati Hari Kanker Sedunia, RSUI Gandeng FKUI dan YKI Tingkatkan Kesadaran Kanker pada Masyarakat

Kisar Rajagukguk
03/2/2026 20:28
Peringati Hari Kanker Sedunia, RSUI Gandeng FKUI dan YKI Tingkatkan Kesadaran Kanker pada Masyarakat
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KOLABORASI Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dengan Program Doktor (S3) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2025 dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menyelenggarakan acara pengabdian masyarakat dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia pada Selasa (3/2/2026). 

Direktur Transformasi dan Pengembangan RSUI, Novita Dwi Istanti di Depok menyampaikan bahwa harapan untuk hidup lebih sehat selalu ada bagi setiap individu, termasuk pejuang kanker, serta menegaskan komitmen RSUI untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui upaya promotif dan preventif sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi dalam mendukung Indonesia Emas 2045. "Kegiatan bertajuk “Menuju Indonesia Emas 2045: Bersatu oleh Keunikan (United by Unique)” sebagai upaya meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan pemahaman masyarakat terhadap kanker," kata Novita Dwi.

Kegiatan ini diawali dengan senam sehat bersama, kemudian dilanjutkan dengan seminar awam bertema Bicara Sehat yang dihadiri oleh lebih dari 200 peserta, terdiri atas komunitas, kader, pasien kanker, serta masyarakat umum.

Di waktu dan tempat yang sama, Ketua Panitia Prodi Doktor Angkatan 2025, Herkurniawan, mengatakan penyelenggaraan pengabdian masyarakat sebagai wujud Tridharma Perguruan Tinggi, untuk memberikan edukasi bahwa kanker bukanlah hal yang perlu ditakuti dan harapan selalu ada bagi para pejuang kanker. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan manfaat nyata dan berdampak bagi masyarakat melalui kolaborasi FKUI, RSUI, dan Yayasan Kanker Indonesia dalam meningkatkan kepedulian serta edukasi pencegahan kanker. 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diisi dengan sesi edukasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker yang disampaikan oleh dr. Ni Putu Merlynda, dengan penekanan pada pemeriksaan multicancer early detection sebagai langkah awal meningkatkan kualitas hidup. Peserta juga memperoleh edukasi mengenai peran nutrisi dalam pencegahan dan penanganan kanker yang disampaikan oleh Steffi Sonia.

Dalam pemaparannya, ditekankan pentingnya penerapan pola makan sehat, pembatasan konsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, serta makanan olahan sebagai upaya pencegahan kanker, serta pengaturan pola makan yang disesuaikan dengan kondisi pasien melalui konsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik. 

Aspek kesehatan mental turut dibahas melalui sesi oleh Nindita Pinastikasari, yang menekankan pentingnya dukungan psikososial bagi pasien dan penyintas kanker. Ia menjelaskan prosedur pelayanan kanker yang biasa dijalankan, mulai dari pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium dan pencitraan, penegakan diagnosis, hingga penatalaksanaan terapi yang disesuaikan dengan kondisi pasien.

Sebagai rumah sakit pendidikan, RSUI terus berkomitmen menghadirkan layanan kanker yang komprehensif serta mengembangkan pelayanan kanker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, RSUI berharap dapat memperkuat sinergi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kanker, sekaligus memberikan edukasi dan harapan bagi para pejuang kanker dan keluarganya. Sebagai rumah sakit pendidikan, sambungnya, RSUI berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya