Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT kanker masih menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan nasional, baik dari sisi kesehatan publik maupun beban ekonomi. Data Global Cancer Observatory (Globocan) 2022 mencatat terdapat lebih dari 408.661 kasus baru kanker di Indonesia, dengan angka kematian mencapai 242.099 kasus. Tingginya prevalensi ini berdampak langsung pada pembiayaan kesehatan, produktivitas tenaga kerja, serta ketahanan sistem jaminan sosial.
Di tengah tantangan tersebut, penguatan kolaborasi antara industri biofarmasi dan komunitas medis dinilai menjadi kunci untuk memperluas akses layanan kanker yang lebih merata dan berkelanjutan.
Momentum World Cancer Day (WCD) 2026 dimanfaatkan PT Etana Biotechnologies Indonesia bersama Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) untuk menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem penanganan kanker nasional.
Direktur Strategic Partnership & Business Development Etana Randy Stevian menilai penanganan kanker tidak dapat dilakukan secara terfragmentasi. Menurutnya, tantangan utama bukan hanya tingginya jumlah kasus, tetapi juga keterbatasan akses terhadap terapi inovatif dan kesenjangan layanan antarwilayah.
“Dibutuhkan inovasi berkelanjutan agar layanan kanker, mulai dari deteksi dini, terapi terbaik hingga perawatan paliatif, dapat diakses secara lebih merata dan berkualitas oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya di sela acara Sarasehan World Cancer Day di Jakarta, Minggu (1/2).
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Etana menghadirkan portofolio terapi biologi onkologi yang diproduksi dan dipasarkan di dalam negeri. Produk tersebut mencakup Bevagen (Bevacizumab) sebagai produk bevacizumab pertama yang diproduksi secara lokal di Indonesia, serta Etapidi (Tislelizumab – Anti PD1), Brukinsa (Zanubrutinib – Anti BTK), dan Hernera (Neratinib Maleate – TKI). Kehadiran produk ini diarahkan untuk menjawab tantangan ketersediaan terapi kanker inovatif dengan harga yang lebih terjangkau.
Dari perspektif ekonomi kesehatan, produksi lokal terapi biologi dinilai berpotensi menekan ketergantungan impor, meningkatkan efisiensi biaya pengobatan, serta memperkuat ketahanan industri farmasi nasional. Strategi ini juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong substitusi impor dan penguatan industri berbasis riset.
“Inovasi kami di bidang onkologi bertujuan memastikan setiap pasien, dengan kondisi klinis yang unik, memiliki akses terhadap terapi bioteknologi berkualitas tinggi yang diproduksi di dalam negeri,” kata Randy.
Ia menegaskan, akses terapi yang lebih luas diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus mengurangi beban jangka panjang sistem kesehatan.
Kolaborasi dengan POI menjadi bagian penting dari pendekatan tersebut. Etana menilai peran organisasi profesi krusial dalam memastikan adopsi terapi inovatif berjalan selaras dengan praktik klinis dan standar keselamatan pasien. Kemitraan ini juga mencakup dukungan terhadap edukasi tenaga medis serta forum diskusi kebijakan pelayanan kanker.
Ketua Umum POI Cosphiadi Irawan, SpPD-KHOM menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, penanganan kanker membutuhkan pendekatan multidisiplin yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, dan industri.
“Dukungan dari mitra industri sangat penting, terutama dalam memperluas edukasi dan memperkuat kebijakan pelayanan kanker yang berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian WCD 2026, Etana dan POI menyelenggarakan Sarasehan World Cancer Day sekaligus Pelantikan Pengurus Pusat POI Periode 2026-2029 di Jakarta, Minggu (1/2).
Forum ini menjadi wadah perumusan arah kebijakan dan strategi pelayanan kanker nasional ke depan, di tengah meningkatnya kebutuhan layanan onkologi. Selain agenda luring, kampanye digital dengan tagar #UnitedByUniquePOI juga digulirkan hingga 19 Februari 2026 untuk mendorong partisipasi publik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan akses layanan kanker.
Ke depan, penguatan kolaborasi industri biofarmasi dan komunitas medis dipandang akan semakin krusial. Bagi industri, investasi pada terapi inovatif dan produksi lokal tidak hanya berdampak pada kinerja bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi terhadap keberlanjutan sistem kesehatan nasional dan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (E-4)
Kampanye ini bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema “Stronger in Awareness, Together in Detection”.
The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel berkolaborasi dengan The Sanur KEK Kesehatan memperingati Hari Kanker Sedunia 2026 bersama anak-anak Yayasan Anak Kanker Indonesia.
KECANTIKAN sejati bagi seorang wanita sering kali didefinisikan melalui pantulan cermin. Namun, esensi sebenarnya terletak pada pancaran empati dan kekuatan dari dalam hati.
Angka kematian akibat kanker di Indonesia tercatat masih 234.000 kasus tiap tahun, dengan kasus tertinggi kanker payudara yang menurut Globocan 2020 tercatat 66.000 kasus.
PENYANYI Alika Islamadina menerapkan pola hidup yang lebih sehat setelah menjadi caregiver (perawat) bagi ibunya yang mengalami kanker.
Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari merupakan momentum global untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, serta aksi bersama menghadapi kanker.
Salah satu jenis kanker ginjal yang paling sering terjadi pada anak adalah tumor Wilms atau nephroblastoma.
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
KANKER adalah pertumbuhan sel yang tidak normal. Sel yang tumbuh tersebut dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya hingga menyebabkan kematian.
Musisi Ari Lasso kenang perjuangan haru bersama Vidi Aldiano saat sama-sama melawan sakit di IGD. Vidi wafat di usia 35 tahun pada Sabtu (7/3). Simak kisahnya.
Sebuah laporan terbaru menunjukkan adanya perubahan tren kasus colorectal cancer atau kanker kolorektal di Amerika.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved