Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

UMJ Bantah Keras Isu Mahar Aksi BEM soal Sampah Tangsel

 Gana Buana
13/1/2026 14:59
UMJ Bantah Keras Isu Mahar Aksi BEM soal Sampah Tangsel
UMJ membantah keras isu ‘mahar aksi’ dalam demonstrasi BEM soal sampah Tangsel.(Dok. UMJ)

UNIVERSITAS Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membantah keras tudingan adanya permintaan “mahar aksi” dalam demonstrasi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMJ terkait persoalan pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan. UMJ menilai isu tersebut sebagai narasi menyesatkan, tidak berdasar fakta, dan sengaja digulirkan untuk mendiskreditkan gerakan mahasiswa.

Penegasan ini disampaikan menyusul merebaknya spekulasi di ruang publik dan media sosial yang menyebut adanya imbalan kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan di balik aksi mahasiswa. Klarifikasi resmi UMJ disampaikan setelah pertemuan terbatas antara perwakilan Pemkot Tangerang Selatan, pimpinan universitas, dan BEM UMJ pada Senin (12/1/2026) di Gedung Civilization Lantai 3 UMJ.

Wakil Rektor IV UMJ, Dr. Septa Candra, M.H., menegaskan universitas sama sekali tidak mentoleransi praktik-praktik yang mencederai integritas akademik dan moral mahasiswa.

“Kami memastikan tidak pernah ada permintaan mahar, kompensasi, atau bentuk imbalan apa pun dalam aksi BEM UMJ. Tuduhan tersebut tidak memiliki dasar fakta dan jelas merupakan upaya menggiring opini negatif terhadap mahasiswa dan institusi,” tegasnya.

Menurut Septa, seluruh aktivitas kemahasiswaan berada dalam pembinaan dan pengawasan universitas melalui mekanisme yang akuntabel. Ia menegaskan bahwa kebebasan berekspresi mahasiswa merupakan bagian dari pendidikan demokrasi yang dijamin kampus, selama dilakukan secara etis, bermartabat, dan sesuai hukum.

UMJ juga menyoroti maraknya narasi liar di media sosial yang berkembang tanpa verifikasi dan klarifikasi yang memadai. Kondisi ini dinilai berpotensi menyesatkan publik sekaligus merusak kepercayaan terhadap gerakan mahasiswa.

“Aksi mahasiswa lahir dari kepedulian terhadap persoalan publik, dalam hal ini pengelolaan sampah yang memang menjadi problem serius di Tangerang Selatan. Kritik semacam ini seharusnya dijawab dengan perbaikan kebijakan, bukan dibelokkan dengan tudingan yang tidak berdasar,” tambahnya.

UMJ menegaskan komitmennya untuk terus membina mahasiswa agar menyampaikan aspirasi secara kritis, konstruktif, dan bertanggung jawab. Universitas juga mengajak seluruh pihak untuk bersikap bijak, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan dialog dan klarifikasi dalam menyikapi isu publik. (RO/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya