Sabtu 19 Februari 2022, 16:21 WIB

ICW: Mars KPK tidak Bakal Menaikkan Indeks Persepsi Korupsi

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
ICW: Mars KPK tidak Bakal Menaikkan Indeks Persepsi Korupsi

MI/Susanto
Logo KPK yang terpasang di dalam gedung Merah Putih.

 

KINERJA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi sorotan. Lembaga antirasuah dianggap belum menunjukkan perbaikan yang berpengaruh pada indeks persepsi korupsi Indonesia. 

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana meminta Ketua KPK Firli Bahuri untuk berhenti membuat hal seremonial. Seperti, meluncurkan himne bagi lembaga antirasuah itu.

"Penting untuk dijadikan catatan, mars dan himne yang baru saja dibuat KPK tidak akan menaikkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia atau berkontribusi bagi kerja KPK," ujar Kurnia, Sabtu (19/2).

Baca juga: Ketua KPK Angkat Bicara Soal Baliho Bergambar Dirinya

Menurutnya, sebuah lagu tidak lantas memperbaiki citra KPK di mata masyarakat. ICW mencatat IPK Indonesia hanya meningkat 1 poin dari 37 ke 38 dari skala 0-100 pada 2021. Pemberantasan korupsi di Indonesia pun dinilai berjalan di tempat. 

Oleh karena itu, Ketua KPK diminta berhenti membuat kegiatan bersifat seremonial dan fokus pada penyelesaian kasus. Sejak awal menjabat sebagai komisioner, Firli diketahui mengundang rekan-rekan jurnalis untuk memperlihatkan kemampuannya memasak nasi goreng. 

Pada kesempatan lain, ketika Kementerian Sosial membagi-bagikan bantuan kepada masyarakat, Ketua KPK pernah menemani mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, yang saat ini merupakan terpidana kasus korupsi.

Baca juga: Dewas KPK Pastikan Kasus Etik Baru Lili Pintauli Masih Berjalan

"Sejak awal ICW sudah mengatakan bahwa kepemimpinan Firli Bahuri hanya dipenuhi dengan gimmick dan kontroversi, ketimbang prestasi," pungkas Kurnia.

ICW juga mempertanyakan penciptaan mars dan himne KPK oleh istri Firli Bahuri, yakni Ardina Safitri. Menurut Kurnia, sebagai pimpinan lembaga, Firli sebaiknya menghindari kegiatan yang memunculkan konflik kepentingan.

"Sebagai Insan KPK, semestinya Firli menghindari setiap kegiatan yang berpotensi memiliki benturan kepentingan," tutupnya.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/AGUS M

Pemerintah dan DPR Diminta Putuskan Keikutsertaan Daerah Pemekaran pada Pemilu

👤 Indriyani Astuti 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 14:04 WIB
Titi lebih jauh menjelaskan, alokasi kursi dan jumlah daerah pemilihan (dapil) pada pemilu telah dikunci dalam lampiran Undang-Undang...
ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Pengamat : Peluang Laksamana Yudo Jadi Panglima TNI Masih Terbuka

👤mediaindoesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 13:15 WIB
Pengamat Khairul Fahmi, mengatakan selama belum memasuki masa pensiun peluang Laksamana Yudo Margono untuk menjadi Panglima TNI masih...
MGN/ Candra Yuri Nuralam

Bendum PBNU Bakal Lawan Status Tersangka KPK Lewat Praperadilan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 12:09 WIB
Mardani menimbang untuk menempuh praperadilan karena sejak sejak awal yakin tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya