Senin 06 Desember 2021, 10:42 WIB

Novel Baswedan belum Tahu Teknis Rekrutmen Mantan Penyidik KPK Jadi ASN Polri

Basuki Eka Purnama | Politik dan Hukum
Novel Baswedan belum Tahu Teknis Rekrutmen Mantan Penyidik KPK Jadi ASN Polri

ANTARA/Laily Rahmawaty
Tangkapan layar kedatangan Novel Baswedan dan sejumlah eks pegawai KPK yang tidak lulus TWK ke Mabes Polri.

 

MANTAN penyidik KPK Novel Baswedan dan sejumlah rekannya yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) mendatangi Mabes Polri, Senin (6/12), dalam rangka sosialisasi rekrutmen sebagai ASN Polri

Novel mengaku belum mengetahui teknis rekrutmen 57 eks pegawai KPK yang tidak lulus TWK menjadi ASN Polri.

"Ya nanti setelah sosialisasi baru tahu," ujar Novel di Mabes Polri.

Novel menjelaskan, kedatangannya ke Mabes Polri bersama rekan-rekannya yang tidak lulus TWK dalam rangka memenuhi undangan Mabes Polri untuk sosialisasi Peraturan Polri (Perpol) tentang pengangkatan khusus 57 eks pegawai KPK sebagai ASN Polri.

Baca juga: Mantan Pegawai KPK yang Tidak Lolos TWK Akhirnya Jadi ASN Polri

Menurut Novel, dalam sosialisasi tersebut pihaknya akan ditanya terkait kesediaannya diangkat sebagai ASN Polri.

"Jadi, saya pikir hari ini belum bisa saya sampaikan, nanti setelah selesai baru akan menyampaikan ke media, tentang bagaimana sikap kawan-kawan semuanya," ujar Novel.

Novel mengatakan keputusan untuk menerima atau tidak tawaran Polri tersebut akan diputuskan setelah sosialisasi selesai.

Menurut dia, dalam sosialisasi tersebut, dirinya dan teman-temannya akan ditanya satu per satu soal kesediaan direkrut menjadi ASN Polri.

"Nanti akan ditanya satu-satu kawan-kawan," kata Novel.

Saat ditanya apakah Novel tertarik dengan tawaran Polri mengangkat dirinya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Korps Bhayangkara, Novel nanya menjawab datar.

"Yang harus menjadi misteri, setelah ngomong baru disampaikan," kata Novel.

Sebelumnya diberitakan, Polri telah menerbitkan Perpol Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Khusus 57 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri.

Perpol tersebut merupakan payung hukum Polri mengangkat 57 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri secara khusus.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Presetyo, Sabtu (4/12), setelah perpol terbut, dilakukan sosialisasi, sebelum eks pegawai KPK tersebut dilantik sebagai ASN Polri.

Nantinya, para eks pegawai KPK akan menempati jabatan sesuai dengan surat persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpanrb).

Selanjutnya, Polri bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyusun nomor induk pegawai (NIP) bagi eks pegawai KPK tersebut.

"Untuk penempatan disesuaikan dengan sesuai kompetensi dan selanjutnya dengan BKN untuk mengeluarkan NIP-nya," kata Dedi. (Ant/OL-1)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Dijemput Paksa, Polisi Sebut Haris Azhar dan Fathia Tak Hadir di Pemeriksaan

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 18 Januari 2022, 11:28 WIB
Kombes Auliansyah Lubis menuturkan penyidik Ditkrimsus Polda Metro Jaya telah membawa Surat Perintah untuk membawa dan menghadirkan...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Koordinator KontraS Fathia dan Haris Azhar Mengaku Dijemput Paksa Polisi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 18 Januari 2022, 11:11 WIB
Rivan Lee Ananda mengatakan Fatia dan Haris didatangi empat-lima polisi di kediamannya masing-masing untuk dibawa ke Polda Metro...
MI/Adam Dwi

NasDem Tantang Fraksi Lain Tuntaskan RUU TPKS

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 18 Januari 2022, 08:10 WIB
ANGGOTA Komisi I DPR Hillary Brigitta Lasut menantang semua fraksi di DPR RI, untuk menuntaskan pembahasan Undang-undang (RUU) Tindak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya