Minggu 28 November 2021, 18:12 WIB

Rapsel Ali: Klaster Lokal dan Industri Pangan Solusi Atasi Pengangguran

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Rapsel Ali: Klaster Lokal dan Industri Pangan Solusi Atasi Pengangguran

Ist/DPR
Anggota Komisi VI DPR Rapsel Ali.

 

ANGGOTA DPR RI, Muhammad Rapsel Ali mengatakan klaster pangan lokal berdasarkan pulau dan komoditasnya sangat dibutuhkan Indonesia.

"Dan jika mampu di-upgrade menjadi industri strategis nasional, ia percaya Indonesia bisa menemukan solusi untuk mengatasi masalah pengangguran di negeri ini," kata Rapsel dalam keterangan pers, Minggu (28/11)..

Menurut Rapsel, kondisi tanah yang bagus dan status Indonesia sebagai negara beriklim tropis membuat berbagai jenis tanaman bisa tumbuh dengan subur di negeri ini.

"Demikian pula dengan ternak. Makanya, pemerintah kata dia hanya perlu menyiapkan peta pangan untuk mengidentifikasi potensi setiap daerah," jelasnya. 

Ia menjelaskan kalau masing-masing daerah memiliki potensi tanaman dan hasil pangan sendiri, itu akan menempatkan Indonesia sebagai pemain penting atau bahkan bisa menjadi pemain utama lumbung pangan dunia.

“Indonesia bukan hanya sebagai super hub pangan internasional tapi juga akan ada jaminan terkait ketercukupan gizi nasional sehingga kemandirian pangan nasional benar-benar dapat tercapai,” kata Rapsel.

Tapi politikus NasDem itu menegaskan, Indonesia tidak boleh puas hanya sebatas menjadi lumbung pangan.

“Harus di-upgrade sebagai industri strategis nasional dengan salah satu bekalnya adalah riset pangan nasional. Ini sebagai penunjang industri strategis nasional,” jelas Rapsel.

Menantu Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin itu menyatakan, jika klaster pangan lokal dan pengembangan industri pangan serta produk pangan (food and product food) berjalan baik. 

Rapsel juga optimistis bahwa persoalan kemiskinan akan teratasi. Itu karena akan ada banyak sekali lapangan kerja yang bisa tercipta.Bahkan ia menyebut akan ada jutaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bisa dihadirkan.

“Jika semua hal tersebut dilaksanakan maka negara kita mampu menciptakan 15 juta pelaku UMKM berbasis industri pangan mandiri yang berkesinambungan. Itu berarti akan sangat banyak lapangan kerja produktif yang bisa hadir di tengah masyarakat,” jelasnya. 

Saat ini, menurut Rapsel, yang semua pihak hanya berharap Badan Pangan Nasional (BPN) diisi Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik. BPN sendiri terbentuk berdasarkan Perpres Nomor 66 tahun 2021.

“Setelah terbentuk struktur organisasi, maka harus ditingkatkan menjadi UU sehingga kemandirian industri pangan sebagai industri strategis  nasional lebih terjamin keberlanjutannya,” tandasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Polda Jabar Belum Berikan Penangguhan untuk Bahar Smith

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 13:06 WIB
Polda Jawa Barat menyatakan belum memberikan penangguhan penahanan terhadap Bahar Smith (BS) yang menjadi tersangka kasus penyebaran berita...
ANTARA/Syifa Yulinnas

Polri Pastikan Perubahan Warna Pelat Kendaraan Bebas Biaya

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 24 Januari 2022, 12:32 WIB
Dia meminta dukungan masyarakat terkait perubahan pelat kendaraan tersebut. Yusri menyebut saat ini rencana perubahan pelat masih dalam...
MI/Susanto

Jaksa KPK Tuntut Azis Syamsuddin 4 Tahun 2 Bulan Penjara

👤Tri Subarkah 🕔Senin 24 Januari 2022, 11:54 WIB
Jaksa KPK juga meminta agar majelis hakim menjatuhkan pidana denda kepada Azis sebesar Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan dan pidana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya