Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI, Muhammad Rapsel Ali mengatakan klaster pangan lokal berdasarkan pulau dan komoditasnya sangat dibutuhkan Indonesia.
"Dan jika mampu di-upgrade menjadi industri strategis nasional, ia percaya Indonesia bisa menemukan solusi untuk mengatasi masalah pengangguran di negeri ini," kata Rapsel dalam keterangan pers, Minggu (28/11)..
Menurut Rapsel, kondisi tanah yang bagus dan status Indonesia sebagai negara beriklim tropis membuat berbagai jenis tanaman bisa tumbuh dengan subur di negeri ini.
"Demikian pula dengan ternak. Makanya, pemerintah kata dia hanya perlu menyiapkan peta pangan untuk mengidentifikasi potensi setiap daerah," jelasnya.
Ia menjelaskan kalau masing-masing daerah memiliki potensi tanaman dan hasil pangan sendiri, itu akan menempatkan Indonesia sebagai pemain penting atau bahkan bisa menjadi pemain utama lumbung pangan dunia.
“Indonesia bukan hanya sebagai super hub pangan internasional tapi juga akan ada jaminan terkait ketercukupan gizi nasional sehingga kemandirian pangan nasional benar-benar dapat tercapai,” kata Rapsel.
Tapi politikus NasDem itu menegaskan, Indonesia tidak boleh puas hanya sebatas menjadi lumbung pangan.
“Harus di-upgrade sebagai industri strategis nasional dengan salah satu bekalnya adalah riset pangan nasional. Ini sebagai penunjang industri strategis nasional,” jelas Rapsel.
Menantu Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin itu menyatakan, jika klaster pangan lokal dan pengembangan industri pangan serta produk pangan (food and product food) berjalan baik.
Rapsel juga optimistis bahwa persoalan kemiskinan akan teratasi. Itu karena akan ada banyak sekali lapangan kerja yang bisa tercipta.Bahkan ia menyebut akan ada jutaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bisa dihadirkan.
“Jika semua hal tersebut dilaksanakan maka negara kita mampu menciptakan 15 juta pelaku UMKM berbasis industri pangan mandiri yang berkesinambungan. Itu berarti akan sangat banyak lapangan kerja produktif yang bisa hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.
Saat ini, menurut Rapsel, yang semua pihak hanya berharap Badan Pangan Nasional (BPN) diisi Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik. BPN sendiri terbentuk berdasarkan Perpres Nomor 66 tahun 2021.
“Setelah terbentuk struktur organisasi, maka harus ditingkatkan menjadi UU sehingga kemandirian industri pangan sebagai industri strategis nasional lebih terjamin keberlanjutannya,” tandasnya. (RO/OL-09)
Penetapan lima Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 harus menjadi momentum penguatan kualitas pengawasan sektor jasa keuangan.
KETUA DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa pihaknya saat ini memilih untuk fokus pada urusan kesejahteraan rakyat dan sinergi program pemerintah dibandingkan Pilpres 2029.
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang kian memanas.
Komisi XI DPR RI telah menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK, Rabu (11/3).
Anggota Komisi VI DPR RI Nurdin Halid menyatakan rapat pembahasan pembangunan gerai serta pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ditunda.
Pada tahun anggaran 2026, IPDN akan mendapatkan penambahan alokasi dana dari APBN melalui bantuan Presiden RI.
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved