Selasa 23 November 2021, 17:44 WIB

Wapres: Tuntutan Pembubaran MUI Sangat Tidak Rasional

Emir Chairullah | Politik dan Hukum
Wapres: Tuntutan Pembubaran MUI Sangat Tidak Rasional

Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menyayangkan wacana yang dikembangkan sejumlah kalangan untuk membubarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pasca ditangkapnya salah satu pengurusnya, Zain An-Najah oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri terkait dugaan tindak pidana terorisme.

Menurutnya, tuntutan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan sesuatu yang berlebihan dan tidak rasional. “Seperti banyak jawaban yang diberikan oleh para tokoh masyarakat, pimpinan ormas, pimpinan negara, tuntutan itu memang sangat tidak rasional. Saya sependapat itu dengan pendapat para tokoh itu,” tegas Ma’ruf dalam keterangan persnya, hari ini.

Ma’ruf menyebutkan, apabila ada masalah di dalam sebuah organisasi, maka yang harus segera dibenahi adalah masalahnya, bukan pembubaran organisasi. “Jangan karena satu orang, namanya penyusupan di mana-mana ada penyusupan itu. Jadi, bukan rumahnya yang dibakar tapi ya tikusnya itulah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, MUI sebenarnya sudah sejak dini melakukan pencegahan tindak pidana terorisme melalui fatwa yang menyatakan terorisme sebagai tindakan haram dan bukan jihad. “Fatwa ini kemudian menjadi referensi upaya penanggulangan dan pemberantasan terorisme,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Ma’ruf, MUI pun sudah membuat lembaga yang menanggulangan terorisme di mana dirinya pernah menjadi ketuanya. Saat itu pemerintah baru mempunyai desk terorisme di bawah kemenkopolhukam.

“TPT ini bersama dengan desk terorisme itu terus melakukan upaya-upaya sosialisasi dalam rangka menangkal terorisme, menangkal radikalisme, bahkan MUI bersama dengan ormas-ormas Islam lainnya, bersama dengan pemerintah dalam hal ini Menko Polhukam, menginisasi lahirnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme,” paparnya.

Karena itu, Ma’ruf meminta dilakukannya penegakkan hukum yang adil dan sesuai ketentuan terhadap siapapun yang melakukan tindak kejahatan, termasuk terorisme.

“MUI mendukung supaya penanggulangan atau penindakan terhadap mereka yang terlibat terorisme. Siapapun dia. Walaupun itu misalnya anggota pengurus MUI, kalau dia teroris ya harus [dihukum],” pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

Dok Pemprov Jateng

Survei Indikator: Duet Ganjar-Erick Kandidat Terkuat Pilpres 2024

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 00:40 WIB
"Dukungan Ganjar-Erick 31,1% berimbang dengan Anies-Sandi 30,8%, baru kemudian Prabowo-Puan 28,1%," ujar...
dok.medcom

Bripda Randy Bagus Dipecat dengan Tidak Hormat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 20:38 WIB
Bripda RB juga akan diproses pidana sesuai dengan pelanggaran yang...
dok cyrus

Habisnya Masa Jabatan Akan Mengubah Peta Dukungan Politik

👤RO/Micom 🕔Minggu 05 Desember 2021, 20:32 WIB
Hasil survei dari lembaga-lembaga yang kredibel selalu menempatkan tiga nama teratas, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya